Wagub Gorontalo : Evaluasi Anggaran Harus Menunjukkan Dampak dan Manfaatnya Bagi Masyarakat

Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (kedua kiri) memimpin rapat koordinasi dan evaluasi penyerapan anggaran triwulan IV tahun 2017 di ruang Dulohupa kantor Gubernur Gorontalo, Senin (15/1)

GORONTALO – Realisasi fisik dan keuangan APBD Provinsi Gorontalo tahun anggaran 2017, hingga triwulan IV menunjukkan capaian yang memuaskan. Dari total APBD tahun anggaran 2017 sebesar Rp1,839 triliun, hingga 31 Desember 2017, realisasi fisiknya mencapai 95,77 persen dan keuangan mencapai 90,42 persen.

Demikian pula halnya capaian untuk anggaran APBN yang dialokasikan di Provinsi Gorontalo sebesar Rp5,54 triliun, hingga 31 Desember 2017 telah direalisasikan sebesar Rp5,15 triliun atau mencapai 92,96 persen.

“Capaian APBD dan APBN ini sangat memuaskan. Namun sejauh ini kita baru menghitung fisik dan keuangannya. Kedepan kita harus melihat dampak dan manfaat penyerapan anggaran tersebut bagi masyarakat,” ujar Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim saat memimpin rapat koordinasi dan evaluasi penyerapan anggaran triwulan IV tahun anggaran 2017 di ruang Dulohupa kantor Gubernur Gorontalo, Senin (15/1).

Baca Juga :  Tingkatkan Kinerja, Sekda Gorontalo Motivasi ASN Pemprov

Lebih lanjut Wagub Idris Rahim menginstruksikan seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah dan satuan kerja pemerintah pusat yang ada di Provinsi Gorontalo, segera memacu penyerapan anggaran tahun 2018. Terkait hal itu Idris meminta untuk segera menyiapkan administrasi dan melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota.

“Saat ini kita sudah berada pada pertengahan bulan Januari, persiapkan segera administrasi sehingga paling lambat akhir bulan ini proyek-proyek pemerintah sudah mulai berjalan,” tegas Wagub.

Idris Rahim juga meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah untuk menindaklanjuti tujuh arahan Presiden Joko Widodo pada penyerahan DIPA tahun 2018. Arahan Presiden tersebut antara lain yaitu memperkuat sinkronisasi, keterpaduan, dan sinergitas antara kegiatan yang didanai APBN, APBD Provinsi, maupun APBD Kota dan Kabupaten. Khusus untuk dana desa sesuai arahan Presiden, digunakan secara swakelola melalui padat karya.

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal Pemberangkatan Feri Diubah

“Untuk membahas lebih lanjut tentang dana desa ini, kita akan jadwalkan tersendiri rapat evaluasinya. Kita akan lihat lebih detail sejauhmana penyaluran dana desa ini bermanfaat bagi masyarakat,” tandas Idris.

Pewarta/Editor : Haris
Foto : Haris

210 total views, 1 views today

author

Author: