Wagub Buka Orientasi Pengantar Kerja Purna Praja IPDN

Wagub Gorontalo H. Idris Rahim memberikan arahan kepada Purna Praja IPDN Provinsi Gorontalo Angkatan XXIII dan XXIV

GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim membuka orientasi pengantar kerja bagi Purna Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXIII dan XXIV Provinsi Gorontalo di aula Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Gorontalo, jalan Sapta Marga Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Senin (9/10).

Dalam sambutannya Idris mengatakan, setiap Apratur Sipil Negara (ASN) memiliki kewajiban untuk mengelola dan mengembangkan dirinya, serta mempertanggung jawabkan kinerjanya. ASN dituntut untuk memiliki integritas, profesionalitas, bertanggung jawab, jujur, adil, serta setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945.

“”Belumlah cukup ilmu yang adik-adik peroleh melalui bangku kuliah di IPDN. Karena itu perlu adanya kegiatan orientasi ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan sesuai dengan tuntutan kebutuhan organisasi pemerintahan, kata Idris.

Wagub menegaskan, setiap purna Praja IPDN harus berbenah diri dan menyesuaikan dengan permanen sistem dimana dirinya bertugas. Sebagai anggota baru dalam permanen sistem Pemerintah Provinsi Gorontalo, purna Praja IPDN harus mampu memupuk kekompakkan dan harmonisasi diantara sesama aparatur, melaksanakan perintah atas, dan yang terpenting harus menguasai data yang berhubungan dengan tugas dan fungsinya.

Jangan memilih-milih tempat tugas. Dimanapun adik-adik ditempatkan, harus menjadi aparatur yang profesional, mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh pimpinan, tegas Idris.

Untuk dapat menjadi aparat yang profesional, Idris meminta kepada purna Praja IPDN untuk terus belajar mengembangkan diri, dan tidak hanya menunggu perintah dari atasan, tetapi sebaliknya harus selalu berinisiatif dalam melaksanakan tugas.

“Belajar dari hal-hal yang kecil dulu, mulai dari membuat konsep dan cara melakukan koordinasi. Upayakan selama jam kantor, harus bekerja. Cari apa saja yang bisa dikerjakan. Di pemerintahan ini tidak bisa menunggu pekerjaan, tetapi harus ada inisiatif, tandasnya.

Orientasi pengantar kerja bagi Purna Praja IPDN yang digelar oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Gorontalo akan dilaksanakan mulai tanggal 9 hingga 12 Oktober 2017. Kegiatan ini diikuti oleh purna Praja IPDN Provinsi Gorontalo angkatan XXIII dan XXIV dengan jumlah peserta sebanyak 44 orang.

Pewarta/Editor : Haris
Foto : Haris

119 total views, 2 views today

author

Author: 

Leave a Reply