Triwulan III 2018, Realisasi Anggaran Pemprov Gorontalo Capai Target

Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (berdiri), memberikan arahan pada Rakorev Triwulan III Tahun Anggaran 2018 di ruangan Dulohupa Gubernuran Gorontalo, Senin (15/10). (Foto : Haris – Humas)

KOTA GORONTALO, Humas – Realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo hingga Triwulan III tahun anggaran 2018, melampaui target yang telah ditetapkan. Target fisik sebesar 68,10 persen, realisasinya mencapai 74,64 persen. Sedangkan capaian untuk realisasi keuangan berada pada angka 64,41 persen dari target sebesar 63,35 persen. Sementara untuk anggaran APBN yang dialokasikan di Provinsi Gorontalo tahun anggaran 2018 sebesar Rp5,882 triliun, realisasinya mencapai 57,69 persen atau sebesar Rp3,393 triliun.

Baca Juga :  Ini Rekomendasi Peserta KKDN TNI ke Pemprov Gorontalo

Dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama, realisasi APBD Triwulan III tahun anggaran 2018 lebih tinggi dari tahun 2017. Pada Triwulan III tahun anggaran 2017, realisasi fisik sebesar 70,72 persen dan keuangan 58,16 persen.

“Jangan hanya realisasi fisik dan keuangannya saja yang perlu kita perhatikan. Tetapi sejauhmana kualitas pelaksanaan program kegiatan bermanfaat untuk masyarakat serta berdampak pada penurunan angka kemiskinan,” tegas Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim saat memberikan arahan pada rapat koordinasi dan evaluasi penyerapan anggaran Triwulan III tahun 2018 di ruangan Dulohupa Gubernuran Gorontalo, Senin (15/10/2018).

Lebih lanjut Idris mengingatkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Satuan Kerja (Satker) APBN untuk memaksimalkan pelaksanaan program kegiatan disisa waktu tahun anggaran 2018.

Baca Juga :  Sekda Tak Puas Dengan Evaluasi Penanganan Konflik Sosial

“Pelaksanaan program kegiatan tahun anggaran 2018 tinggal 2,5 bulan lagi. Kita semua bertanggungjawab atas realisasi fisik dan keuangan, setiap rupiah yang dicairkan oleh masing-masing OPD dan Satker harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wagub.

Turut memberikan paparan pada rakorev tersebut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, Eko Marsoro, dan Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Gorontalo, Iwan Handoko. Hadir pula pada kesempatan itu Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, Wali Kota Gorontalo Marten Taha, Wakil Bupati Boalemo Anas Yusuf, perwakilan Bupati Pohuwato, Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, dan Kabupaten Gorontalo Utara, serta pimpinan OPD Pemprov Gorontalo.

Pewarta : Haris

180 total views, 2 views today

author

Author: