Saya Perempuan Anti Korupsi

Gorontalo – Pembina SPAK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibe, Kamis (25/8) menghadiri Workshop Dan Training Agen Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) di Hotel Damhil Kota Gorontalo.

Idah mengatakan korupsi di Indonesia sudah merupakan suatu penyakit yang sulit disembuhkan dan merupakan fenomena yang kompleks. Untuk memberantas korupsi di Indonesia tidak cukup hanya dengan melakukan suatu tindakan represif namun yang lebih mendasar lagi adalah melakukan tindakan preventif atau pencegahan.

Meski sudah merdeka hidup nyaman di negeri sendiri kata Idah, perempuan Indonesia di abad ini senantiasa harus menyadari dan mewaspadai bahaya nyata di depan mata yang dapat mengancam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara yakni bahaya korupsi.

“ Sebagai seorang perempuan khususnya posisi kita sebagai seorang ibu yang merupakan sentral perekonomian dalam keluarga haruslah peka dan sadar akan bahaya korupsi ini, terkadang dalam mendidik putra-putri kita tidak secara sadar mengajarkan hal-hal yang kurang baik, saya pernah membaca sebuah buku dimana dalam buku tersebut berdasarkan penelitian menyebutkan bahwa hanya 4 % orang tua yang mengajarkan kejujuran pada anak-anaknya meskipun dalam kehidupan ini terkadang kita berbohong demi kebaikan, ” ungkap Idah.

Lebih lanjut Idah mengatakan,belum lama ini SPAK telah melaksanakan pencanangan sekolah anti korupsi yang pelaksanaannya di salah satu SMP di kota Gorontalo.

Pada pencanangan tersebut diisi pula dengan simulasi games anti korupsi yang mengajarkan anak-anak untuk bisa bertanggung jawab dan tidak melakukan korupsi. Dengan adanya pencanangan tersebut anak-anak sekolah diharapkan bisa mengerti dan paham tentang bahaya korupsi.

Menurut Idah, masalah korupsi adalah tanggung jawab kita semua dimana sejak dini kita harus membiasakan anak-anak dalam mendidik dan membentuk karakter yang baik sehingga nantinya kelak mereka dewasa bisa menjadi generasi gemilang di masa akan datang yang bersih dari korupsi

283 total views, 1 views today

Rate this article!
author

Author: 

Leave a Reply