RSUP Ainun Habibie Sambut HUT ke-5

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (tengah) saat memberikan sambutan pada pencanangan HUT ke-5 RSUP dr. Hasri Ainun Habibie, Jumat (5/10/2018). Diusia yang masih belia, Gubernur Rusli berharap RS Ainun bisa semakin maju dengan pelayanan yang tulus dan profesional. (Foto: Salman-Humas).

KABUPATEN GORONTALO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mencanangkan berbagai kegiatan menyambut HUT ke-5 Rumah Sakit Umum Provinsi RSUP dr. Hasri Ainun Habibie, Jumat (5/10/2018). Pencanangan HUT yang jatuh tanggal 3 November 2018 itu diawali dengan jalan sehat oleh seluruh karyawan dan diikuti oleh Ketua TP PKK Provinsi Idah Syahidah.

“Selamat hari ulang tahun yang ke-5 buat RS Ainun. Semoga rumah sakit ini makin maju dan makin bagus. Bisa melayani dengan tulus dan profesional,” buka Rusli dalam sambutannya.

Baca Juga :  Disbunak Prioritaskan Pengendalian Flu Burung

Gubernur Rusli mengisahkan bagaimana susahnya merintis satu-satunya rumah sakit provinsi tersebut. Mulai dari proses meyakinkan pemkab Gorontalo untuk menghibahkan lahan dan bangunan eks Mall Limboto, hingga saat ini dalam tahap pelelangan ke investor melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Kenapa saya buat rumah sakit ini? Karena rumah sakit di Gorontalo ini sudah full. Kedua, kita tidak punya rumah sakit rujukan. Masyarakat saya dirujuk ke Manado, Makassar, Jakarta bahkan ke luar negeri. Inilah yang memotivasi saya menjadikan rumah sakit ini sebagai rumah sakit rujukan,” imbuhnya.

Meski masih berstatus rumah sakit tipe D, Gubernur Rusli optimis RS Ainun bisa terus berkembang dan menjadi rumah sakit rujukan di Provinsi Gorontalo dan daerah sekitarnya. Selain meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga medis, berbagai bangunan dan fasilitas medis terus diupayakan.

Baca Juga :  Kelola Potensi Desa Melalui BUMDES, Untuk Kesejahteraan Masyarakat

“Tiap tahun kami beri anggaran, tapi karena sangat kecil maka tidak selesai selesai ini rumah sakit. Akhirnya ada program dari pak Jokowi bisa membangun infrastruktur dengan skema KPBU. Jadi dibangun sekaligus dan rumah sakit menyicil. Tahun depan rencananya akan dibangun,” imbuhnya.

Saat ini pembangunan dan pengembangan RS Ainun sudah memasuki proses lelang ke investor dengan taksiran dana lebih kurang Rp840 Miliar. Rumah sakit tersebut rencananya akan memiliki 200 tempat tidur dengan spesialisasi penyakit kanker, jantung dan mata.

Pewarta: Isam

245 total views, 1 views today

Rate this article!
author

Author: