RKPD Provinsi Gorontalo Tahun 2019 Fokus 8 Program Unggulan

Wagub Gorontalo H. Idris Rahim membuka Forum Konsultasi Publik penyusunan RKPD tahun 2019 di ballroom hotel Maqna, Senin (19/2)

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019 di ballroom Hotel Maqna Kota Gorontalo, Senin (19/2). Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Gorontalo bersama para ketua komisi, pimpinan organisasi perangkat daerah Provinsi Gorontalo, pimpinan perguruan tinggi, serta jajaran Bappeda Provinsi dan kabupaten/kota, dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim.

“Inilah kerja-kerja perencanaan, program kegiatan tahun 2018 baru dimulai, sekarang kita mulai membahas penyusunan rencana kerja untuk tahun 2019,” kata Wagub Idris Rahim mengawali sambutannya pada kesempatan itu.

Baca Juga :  Gubernur : Pembuatan Perda Harus Berdasarkan Kebutuhan Masyarakat

Wagub Idris Rahim mengutarakan, arah kebijakan pembangunan Provinsi Gorontalo tahun 2019 difokuskan pada pencapaian visi, misi, dan delapan program unggulan yang tertuang dalam RPJMD 2017-2022. Selain itu, Rancangan RKPD tahun 2019 juga disinergikan dengan RKP Nasional yang mengangkat tema penguatan daya saing sektor ekonomi potensial daerah yang berkelanjutan, pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan dasar yang berkualitas.

Dengan tema tersebut, lanjut Idris, sasaran yang ingin dicapai dari rancangan dan prioritas RKPD 2019 yakni pertumbuhan ekonomi mencapai angka 7,19 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada pada angka 67,93 poin, dan persentase kemiskinan turun hingga berada pada angka 16,09 persen. Sasaran lainnya yitu tingkat pengangguran terbuka sebesar 3,44 persen, serta pelayanan dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Baca Juga :  Kejati – Pemprov Gorontalo Gelar Bazar Ramadan

“Untuk dapat mengaktualisasikan angka-angka itu, program kegiatan yang kita susun harus lebih fokus dan terarah. Demikian pula pendanaan, proporsi terbesar kita arahkan untuk belanja langsung,” terang Idris.

Sementara itu Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki mengatakan, FKP merupakan salah satu tahapan dari agenda Musrenbangda sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Budi menambahkan, penyusunan RKPD Provinsi Gorontalo tahun 2019 menggunakan konsep money follow program dengan 4 pendekatan, yaitu tematik, holistik, integratif, spasial. Dijelaskannya, pendekatan tematik adalah penekanan pada program prioritas, sedangkan pendekatan holistik berarti pendekatan menyeluruh dari hulu hingga hilir. Sementara pendekatan integratif artinya siapa berbuat apa yang diintegrasikan dengan pendanaan, serta pendekatan spasial yaitu terkait fungsi lokasi dari berbagai kegiatan.

Baca Juga :  Sertijab Selesai, Gubernur Langsung Action

“FKP ini sebagai sarana komunikasi strategis dalam memberikan masukan, permasalahan dan isu-isu daerah, serta solusinya,” tandas Budiyanto Sidiki.

Pewarta/Editor : Haris
Foto : Haris

186 total views, 1 views today

author

Author: