Realisasi Serapan Anggaran Pemprov Gorontalo Lampaui Target

Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (kanan), memimpin rapim evaluasi penyerapan anggaran di ruangan Dulohupa Kantor Gubernuran, Rabu (16/5). (Foto : Fikri – Humas)

KOTA GORONTALO, Humas – Serapan anggaran APBD Provinsi Gorontalo hingga bulan April 2018 melampaui target yang telah ditetapkan. Hal ini terungkap pada rapat pimpinan (rapim) dalam rangka evaluasi penyerapan anggaran bulanan lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Gorontalo di ruangan Dulohupa Kantor Gubernuran, Rabu (16/5/2018).

Target fisik bulan April 2018 sebesar 17,62 persen, berhasil dilampui dengan capaian realisasi sebesar 24,40 persen. Begitu pula untuk realisasi keuangan untuk bulan April 2018 sebesar 17,68 persen yang melewati target yang telah ditetapkan sebesar 14,42 persen.

Baca Juga :  Anis Naki Dilantik Penjabat Sekda Provinsi Gorontalo

“Tentunya kita apresiasi OPD yang telah mencapai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan,” kata Wagub Idris Rahim yang memimpin rapim tersebut.

Meski demikian Idris mengingatkan pimpinan OPD untuk memperhatikan proses pengadaan sehingga tidak terjadi gagal lelang ataupun kendala-kendala teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan program kegiatan. Ditegaskannya pula, pimpinan OPD harus memperhatikan kelengkapan administrasi dan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

“Untuk pengawasan jangan kita serahkan ke Inspektorat, pimpinan OPD berkewajiban untuk mengawasi pekerjaan di lapangan,” tegas Wagub.

Sebelumnya Kepala Biro P2E, Wahyudin Katili, dalam laporannya menyampaikan dari 32 OPD lingkup Pemprov Gorontalo, 30 OPD di antaranya telah mencapai atau melampaui target fisik. Tersisa 2 OPD yang belum mencapai target, yaitu Dinas Perumahan dengan deviasi sebesar -2,55 dan Dinas Kelautan dan Perikanan deviasinya sebesar -3,74. Kemudian untuk target keuangan, ada 27 OPD yang berhasil mencapai dan bahkan melampaui target, dan 5 OPD belum mencapai target. Untuk deviasi terkecil target keuangan yaitu Badan Keuangan Daerah sebesar -0,4, dan deviasi terbesar adalah Dinas PMD dan Dukcapil sebesar -3,8 dari target.

Baca Juga :  Gubernur Gorontalo Resmikan Desa Digital Lamahu

Pewarta : Fikri
Editor : Haris

269 total views, 1 views today

author

Author: