PP Tenda Bakal Miliki Pabrik Es Untuk Nelayan

0
480
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi istri Idah Syahidah saat menyapa warga di Pelabuhan Perikanan (PP) Kelurahan Tenda, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Minggu (03/03/2019). Gubernur Rusli berjanji tahun 2019 akan memperjuangkan pembangunan pabrik es untuk kebutuhan nelayan. (Foto: Salman-Humas).

KOTA GORONTALO, Humas – Pelabuhan Perikanan (PP) di Kelurahan Tenda, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo bakal memiliki pabrik es dan cool storage untuk kebutuhan nelayan setempat. Kepastian itu diperoleh usai Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berkunjung ke lokasi, Minggu (03/03/2019).

Selain menyapa nelayan dan penjual ikan, kunjungan Gubernur Rusli bersama ibu Idah Syahidah serta sejumlah pimpinan OPD untuk melihat dari dekat kondisi kebakaran yang terjadi di TPI Tenda (berseblahan dengan PP Tenda). Peristiwa kebakaran Sabtu kemarin itu menghanguskan dua unit kios dan satu tempat peristirahatan karyawan PT Usaha Mina.

“Saya juga berkunjung ke PP Tenda, ini sudah akan dibangun pabrik es dan cool storage untuk kebutuhan nelayan oleh PT Perikanan Nusantara, BUMN,” ungkap Rusli.

Kehadiran pabrik es tersebut, lanjutnya, merupakan suatu hal yang didambakan oleh nelayan dan penjual ikan di sekitar lokasi. Masalah es balok untuk pendingan ikan saat ini mendesak diadakan mengingat nelayan setempat masih memasoknya dari Sulawesi Utara.

“Pabrik ini sangat kita harapkan karena nelayan menangkap ikan mereka sangat kekurangan es. Bahkan sampai ke Bitung (Sulawesi Utara) mereka harus cari es,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Branch Manager PT Perikanan Nusantara Cabang Gorontalo, Bachtiar Yanto menjelaskan, saat ini sedang dibangun Unit Processing (UP) ikan yang terdiri dari cool storage kapasitas 100 ton dan Air Blast Freezer (ABF) kapasitas 6 ton/hari.

Artikel Terkait  Peringati Milad Keluarganya, Gubernur Gorontalo Berbagi dengan Ribuan Duafa

“Nanti untuk pabrik es dan tempat penampung es (ice storage) pembangunannya menyusul, tapi diupayakan tahun ini juga. Itu kapasitas pabrik esnya 30 ton dan ice storage 500 ton serta pembangunan kantor,” jelas Bachtiar.

Selain memproduksi dan menjual bongkahan es batu bagi nelayan, PT Perikanan Nusantara juga siap menampung ikan tangkapan hasil nelayan dengan harga bersaing. Pihaknya juga membeli hasil budidaya udang vaname untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor.

Pewarta: Isam

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini