PLTG Pohuwato Mega Proyek Pertama di Indonesia

Gorontalo – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menjelaskan, Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) yang terletak di Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo, adalah pembangkit pertama dalam Mega Proyek 35.000 MW yang dicanangkan Presiden Jokowi se Indonesia.

“Ini merupakan investasi listrik jangka panjang, yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi,” Kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Saat ini PLTG Pohuwato baru beroperasi 2×25 MW, dari total 100 MW yang ditargetkan, dan sudah masuk dalam sistem kelistrikan interkoneksi Sulawesi Utara – Gorontalo.

Disisi lain Gubernur Rusli Habibie menjelaskan bahwa, selain telah beroperasinya PLTG Pohuwato, saat ini PLTG Apung melalui kapal MVPP Zeynep Sultan juga telah beroperasi dengan kapasitas 120 MW.

“Namun dengan adanya tambahan daya energi listrik melalui kapal MVPP Zeynep Sultan bukan berarti masalah listrik 100 persen sudah selesai sebab kendala teknis masih bisa saja terjadi”, Ujar Gubernur Rusli Habibie.

Sementara itu GM PLN Suluttenggo, Baringin Nababan menjelaskan bahwa kemampuan suplai pembangkit memang mengalami defisit daya sebesar 50 MW dari total beban puncak yang mencapai 325 MW.

” namun dengan adanya tambahan daya 120 MW dari MVPP Zeynep Sultan dan juga nantinya jika PLTG Gorontalo pada Februari akan datang telah bisa beroperasi secara penuh 100 MW, maka kelistrikan Suluto akan ada cadangan daya sebesar 170 MW,” Kata Baringin Nababan.

Nababan menambahkan, sebelumnya batas akhir penyelesaian PLTG Pohuwato itu nanti akhir Februari 2016, namun akhir Januari kemarin PLN mampu menghidupkan Dua mesin yang berkapasitas 2×25 MW.

Sementara untuk terkoneksinya sistem kelistrikan dari Kapal MVPP Zeynep Sultan target awal penyelesaian nanti pertengan bulan Februari ini, namun berkat dorang dan kerja keras oleh semua tim, Kamis (28/1) dini hari, pukul 00.01 WITA, MVPP Zeynep Sultan secara telah resmi beroperasi dan disuplai ke sistem interkoneksi 150 kV Sulutgo.

538 total views, 1 views today

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply