Pinisi Bakti Nusa Berlabuh di Gorontalo

Pengalungan bunga dari Nou Provinsi Gorontalo kepada Dirjen Perikanan Tangkap KKP RI Mohamad Zulfikar Mochtar bersama Ketua Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa, saat melabuhkan Kapal Penisi Bakti Nusa di perairan laut Gorontalo, Minggu (13/1/2018). Di Gorontalo sendiri, kapal ini akan berlabuh selama dua hari. (Foto – Gina)

KOTA GORONTALO, Humas – Kapal Pinisi Bakti Nusa pada Minggu (13/01/2019) bersandar di pelabuhan Gorontalo. Kapal ini disambut oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan jajaran pimpinan OPD dilingkup pemerintah Provinsi Gorontalo, kapal ini tiba pukul 17.00 WITA.

“Kami ucapkan selamat datang di Provinsi Gorontalo, Pak Dirjen. Saya kira kunjungan ini sangat bermanfaat bagi kita masyarakat Gorontalo khususnya di bidang Pariwisata. Silahkan di eksplor semua yang ada di perairan Gorontalo”, ujar Sukri Botutihe selaku Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Gorontalo.

Baca Juga :  Danau Teratai Boalemo Dapat Perhatian Serius Gubernur

Lebih lanjut di sela-sela ramah tamah penyambutan tersebut, Sukri juga berterimakasih pada tim ekspedisi Pinisi Bakti Nusa karena telah memilih Gorontalo sebagai salah satu titik pemberhentian yang dinilainya akan membawa efek baik di Gorontalo.

Sementara itu Dirjen Perikanan Tangkap KKP RI Mohamad Zulfikar Mochtar menjelaskan, Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) bekerjasama dengan Yayasan Makassar Skalia meluncurkan program Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa ini untuk menggali dan meriset potensi perairan di Indonesia.

Di Gorontalo sendiri, kapal ini akan berlabuh selama dua hari. Selain akan melaksanakan Workshop tentang perizinan dan permodalan nelayan di Universitas Negeri Gorontalo, juga akan ada nonton bareng dokumenter tentang kemaritiman.

Baca Juga :  Kadis PU-PR Jelaskan Hambatan Pembangunan Asrama Wonocatur

Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa yang didukung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan ini, akan berlayar sekitar sembilan bulan hingga 17 Agustus 2019 mendatang. Dalam pelayarannya, kapal ini berlabuh di 74 titik pelabuhan atau pesisir strategis, termasuk kawasan konservasi laut, pariwisata dan pulau -pulau perbatasan.

Pewarta : Gina

 

Tags:
author

Author: