Perkokoh Kerukunan Antar Umat Beragama, Tangkal Paham Radikalisme

Wagub Gorontalo H. Idris Rahim, memberikan sambutan pada rakor FKUB Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo, H. Idris Rahim, membuka rapat koordinasi Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Provinsi Gorontalo yang digelar di Hotel New Rahmat Kota Gorontalo, Selasa (22/8).

Idris mengungkapkan, munculnya paham radikalisme diakibatkan oleh kemiskinan dan kebodohan. Oleh karena itu, pemerintah secara terus menerus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

“Miskin, bodoh, dan lapar, merupakan faktor utama yang memicu sikap radikalisme, karena orang akan cenderung berpikiran pendek. Inilah tugas utama pemerintah saat ini, meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Wagub.

Selain menanggulangi kemiskinan dan kebodohan, menurut Idris, menangkal paham radikalisme juga harus dilakukan dengan senantiasa memelihara dan membina hubungan manusia dengan Sang Maha Pencipta, hubungan antara sesama manusia, dan hubungan manusia dengan lingkungannya.

“Semua agama mengajarkan hal yang sama kepada umatnya, hanya ritualnya saja yang berbeda. Yang perlu kita waspadai adalah upaya memecah belah persatuan dan kesatuan dengan membawa nama agama,” tuturnya.

Oleh karena itu Wagub berharap, Rakor FKUB akan melahirkan rekomendasi bersama yang disinergikan dengan program pemerintah, untuk memperkokoh kerukunan serta persatuan dan kesatuan antar umat beragama di Provinsi Gorontalo.

Sebelumnya Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Gorontalo Adrian Lahay, menjelaskan, Rakor FKUB bertujuan untuk menumbuhkan sikap toleransi antar umat beragama, agar tercipta kerukunan, kedamaian, persatuan dan kesatuan, dalam rangka keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

“Pemerintah Provinsi Gorontalo terus berupaya menciptakan kondisi daerah yang aman dan kondusif, dengan memaksimalkan peran dan fungsi FKUB dalam menangkal paham radikalisme,” pungkas Adrian.

Pewarta/Editor : Haris
Foto : Haris

126 total views, 1 views today

author

Author: 

Leave a Reply