Penderita HIV/AIDS di Gorontalo, Didominasi Pelajar dan Mahasiswa

0
679

 

Idah Syahidah Rusli Habibie, selaku Ketua Tim Asistensi KPAP Gorontalo saat mensosilasisasikan bahaya HIV/AIDS di SMA 1 Telaga dan SMA 2 Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (19/7/2019). (Foto – Andika Humas)

Kab.Gorontalo, Humas – Penderita HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus/Aquired Immunodeficiensy Syndrome) di berbagai daerah di Gorontalo setelah ditelusuri didominasi oleh pelajar dan mahasiswa. Hal ini dipastikan berdasarkan data yang diberikan oleh Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) Gorontalo, dimana hingga Maret 2019 penderita HIV/AIDS di gorontalo mencapai 494 orang, dimana 61 orang diantaranya adalah kaum pelajar.

“Untuknya kenapa kami dari tim KPA terus mensosialisasikan kegiatan ini ditingkat kalian sebagai pelajar. Karena memang usia kalian usia produktiflah yang paling banyak terinfeksi virus ini. Seks bebas dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang menjadi dua hal utama penyebabnya,” kata Idah Syahidah selaku Ketua Tim Asistensi KPAP Gorontalo, pada sosialisasi yang kembali dilakukan oleh tim KPA di SMA Negeri 1 Telaga dan SMA Negeri 2 Limboto, Jumat, (19/7/2019).

Idah juga mengingatkan, usia remaja adalah suatu fase peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa, dan dalam periode ini seorang remaja akan banyak sekali mengalami perkembangan dan pertumbuhan dalam mencari identitas dan jati dirinya. Untuk itulah, kenapa kaum remaja rentan melakukan hal hal diluar batas usia mereka.

“Data tadi yang ditunjukan oleh kakak-kakak dari KPA coba adik-adik lihat, bahkan WPS (wanita pekerja seks) yang terinfeksi virus ini jauh lebih sedikit dibanding kalian kaum pelajar dan mahasiswa. Artinya apa? Artinya usia kalian paling rentan, mulai dari rentan tertular virus HIV/AIDS, narkoba, seks bebas bahkan kaum LGBT juga didominasi oleh kalian,” jelasnya

Artikel Terkait  Pemprov Gorontalo Halalbihalal dengan KKIG Sulut

Sementara itu Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Telaga, Adiyaniwati Polapa menjelaskan, pihaknya selalu melakukan kegiatan penguatan pendidikan karakter, yang didalamnya termasuk kegiatan sosialisasi HIV/Aids, narkoba, dan pergaulan bebas. Bahkan selama setahun terakhir SMA 1 Telaga telah membentuk tim satgas penanggulangan narkoba.

Berdasarkan data yang diperoleh dari jumlah penderita HIV/AIDS hingga Maret 2019 sebanyak 484 orang, untuk Kabupaten/Kota sendiri, Kota Gorontalo menjadi yang tertinggi dengan 176 penderita, Kabupaten Gorontalo 102 penderita, Boalemo 63 penderita, Pohuwato 58 penderita, Bone Bolango 49 penderita dan Gorontalo Utara menjadi yang terendah dengan 36 orang penderita. Selanjutnya kaum laki laki mendominasi dengan angka 373 penderita HIV /AIDS.

Pewarta : Echin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini