Pemprov Minta Pemulangan Jemaah Haji Perhatikan Komitmen Pelayanan

Makassar – Asisten Pemerintahan Anis Naki menghadiri rapat koordinasi pelaksanaan debarkasi haji asal Provinsi Gorontal di aula serba guna kantor Otorita Bandara (OTBAN) Sultan Hasanuddin, Rabu (20/09).

Anis Naki selaku Ketua PPIH Gorontalo dalam rapat koordinasi tersebut mewarning pihak feeder dalam hal ini Lion Air agar tetap menjaga komitmen demi kenyamanan jemaah haji dan segera mengajukan slot time untuk menjadi patokan pada pemulangan jemaah haji asal Gorontalo dari bandara Makassar.

“Saya mengharapkan kepada semua pihak yang terkait dalam proses pemulangan jemaah haji dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab sejak jemaah tiba di tanah air hingga kembali ke Gorontalo,” tegas Anis.

Di tempat yang sama, Kakanwil Kemenag Prov. Gorontalo Rusman Langke menyampaikan kesiapannya dalam menerima kepulangan jamaah haji asal Gorontalo. Menurut jadwal kloter 25 jemaah haji akan kembali pada tanggal 29 September, kloter 28 pada tanggal  1 Oktober,  dan kloter 29 pada tanggal 2 Oktober.

” Satu orang jamaah sudah dipulangkan lebih Awal (tanazul) karena sakit,” ungkap Rusman Langke.

Sementara itu Kabag Keagamaan & Adat Budaya Moh. Bakari menjelaskan, pada tanggal 20 September lalu 1 orang jamaah Haji meninggal dunia di Mekkah atas nama Hj. Sarah Kloter 29 rombongan 10.

Hadir dalam rapat tersebut perwakilan Kepala Otoritas Bandara Gandoz , GM PT. Angkasa Pura Arief Sirajuddin, Kabiro Kesra & Ekonomi Setdaprov Arjon Paris, Kabag Keagamaan & Adat Budaya Moh. Bakari, Kadis Perhubungan Gorontalo Jamal Nganro, Kakanwil Depag Rusman Langke, Kepala Bandara Sultan Djalaluddin Gorontalo Power AS, perwakilan dari Garuda AirLines, Feeder Lion Air , KKP, BeaCukai, Imigrasi, pimpinan dan S

Staf Badan Pengubung Makassar, serta tim teknis yang terkait dengan pelaksanaan debarkasi haji Gorontalo di Bandara Sultan Hasanuddin.

Pewarta : rahmawati

foto         : afantri

Editor      : Asriani

138 total views, 1 views today

author

Author: 

Leave a Reply