Pembangunan RS Ainun, Pemprov Gorontalo Kaji Evaluasi PT PII

Sekertaris daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba, didampingi Asisten 2 Setda Provinsi Gorontalo, saat mengikuti Rapat Tindak Lanjut Hasil Evaluasi PT PII di Kementerian PPN/Bappenas, Kamis (18/4/2019). Rapat ini mengkaji lebih jauh terkait Hasil Evaluasi PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) Persero terkait usulan penjaminan proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) pembangunan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. (Foto : Istimewa)

JAKARTA, BPPG – Pemerintah Provinsi Gorontalo akan mengkaji lebih jauh terkait Hasil Evaluasi PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) Persero terkait usulan penjaminan proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) pembangunan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba usai mengikuti Rapat Tindak Lanjut Hasil Evaluasi PT PII di Kementerian PPN/Bappenas, Kamis (18/4/2019).

Baca Juga :  KPBU RS Ainun Segera Disetujui DPRD Provinsi Gorontalo

“Saya sampaikan bahwa KPBU dengan Skim AP (Availability Payment) dalam konteks solicit dan unsolicit itu beda. Karena solicit itu prakarsa pemerintah sementara unsolicit itu prakarsa investor, jadi untuk skim AP ini perlu kita sikapi bersama,” ungkapnya.

Darda, juga mengatakan, jadi tidaknya kerjasama pembangunan RSUD Ainun dengan skema KPBU bergantung pada banyak hal. Tender bagi investor yang tertarik bisa dilanjutkan apabila dokumen FBC (Final Business Case) dan RFP (Request For Proposal) sudah dikeluarkan oleh Bappenas.

“Jadi ada banyak yang harus kita siapkan, termasuk beberapa hari lalu kita sudah mendapatkan surat dukungan dari BI untuk kelanjutan proyek,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Darda mengaku masih akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk meminta tanggapan bidders (calon investor penawar proyek).

Baca Juga :  Gubernur : Masyarakat Gorontalo Matang Dalam Berpolitik

“Walaupun nantinya ada hal-hal yang perlu diperbaiki jadi kita lihat saja nanti. Apakah bidders menginginkan (setuju) atau tidak. Kalau bidders menginginkan maka kita akan lanjutkan, tapi kalau tidak maka kita akan kaji ulang,” pungkasnya.

Pewarta: Jusni

Editor: Isam

311 total views, 4 views today

Berita Terkait

Usai Ditawarkan Ke Investor, Gubernur Tinjau Lagi ... Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (Tengah) Berfoto Bersama Kadis Kesehatan, Dokter dan Tenaga Honorer Di RS. Hasri Ainun Habibie, Usai Melakukan Penin...
2.481 Pasien Gorontalo Dirujuk ke Luar Daerah Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (tengah) saat menyapa warga yang akan mengikuti operasi katarak di Rumah Sakit Ainun Habibie, Maret lalu. (Foto: Dok...
Kemendagri: Pembiayaan KPBU bukan Hutang tapi Bela... Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah, Kemendagri Moh. Ardian Noevrianto saat menjadi pembicara pada FGD KPBU RS Ainun bertempat d...
Menkes Siap Bantu Pengembangan RS Ainun Gorontalo Menteri Kesehatan RI Nila F. Moeloek (dua kiri) bersama Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (tiga kiri) dan wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim (kanan)...
Tags: