Peduli Korban Banjir, Zudan Serahkan Bantuan Logistik

Plt. Gubernur Gorontalo Prof. Zudan Arif Fakrulloh memiliki dan menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat Provinsi Gorontalo. Disaat dirinya berada di luar daerah dan diagendakan untuk menghadiri kegiatan penting di salah satu Kementerian, dirinya rela kembali ke Gorontalo dan melihat langsung kondisi masyarakat di desa Hutokalo Sumalata Timur Kabupaten Gorontalo Utara yang ditimpa musibah banjir bandang.

“Ketika kemarin saya berada di Jakarta dan melihat ada banjir bandang di Gorontalo, saya langsung kembali ke Gorontalo untuk melihat langsung kondisi saudara saya yang ditimpa musibah. Saya hadir sebagai bagian dari keluarga besar Gorontalo, karena kita ini satu tubuh, satu jiwa. Kalau bapak ibu menderita, saya juga ikut menderita,” kata Zudan saat bertatap muka dengan warga korban banjir bandang, Minggu (29/1).

Untuk membantu korban banjir bandang di daerah tersebut, Zudan menyalurkan bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi Gorontalo berupa beras sebanyak 5,8 ton, mie instan 600 dos, lauk pauk 120 paket, selimut 115 lembar, matras 100 buah, serta bantuan pakaian seragam sekolah untuk siswa SD dan SMP.

Lebih lanjut, untuk menjegah terjadinya banjir bandang yang setiap tahun melanda beberapa wilayah di Kabupaten Gorontalo Utara, Zudan menegaskan, Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Pemkab. Gorontalo utara akan segera mengambil langkah konkrit, diantaranya dengan melakukan penghijauan dan relokasi. “Kita harus mencari solusi, banjir ini terjadi setiap tahun, ini berarti ada sesuatu yang harus segera kita benahi dengan melakukan penghijauan ataupun relokasi, yang penting masyarakat di daerah ini tidak lagi dilanda banjir,” ujarnya.

Zudan menambahkan, penyebab terjadinya banjir bandang selain diakibatkan oleh rusaknya ekosistem dan lingkungan, juga dipengaruhi oleh kontur atau bentuk tanah yang menjadi lokasi pemukiman warga yang merupakan daerah back swam atau daerah genangan, sehingga bisa dipastikan jika curah hujan cukup tinggi, daerah tersebut juga akan ikut tergenang. Oleh karena itu, Zudan mengajak masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan dan tidak melakukan penebangan pohon. “Musibah ini adalah kehendak Allah SWT, tidak ada seorangpun yang mampu menolaknya. Namun demikian kita perlu berikhtiar dengan menjaga lingkungan dan tidak menebang pohon,” pungkasnya. (Haris-Tim Redaksi Humas)

184 total views, 1 views today

author

Author: 

Leave a Reply