LKKS Akan Dirikan Rumah Sosial

Gorontalo – Munculnya anak jalanan yang menjadi pengemis dan pengamen di Provinsi Gorontalo menjadi topik pembicaraan pada rapat Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Gorontalo bertempat di rumah pribadi Gubernur Gorontalo, Rabu (20/7).

Pada kesempatan tersebut Ketua LKKS Provinsi Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menjelaskan pelaksanaan rapat kali ini selain membicarakan program-prgram LKKS juga dalam rangka persiapan perintisan Rumah Sosial.

Idah mengatakan, pada prinsipnya rumah sosial mirip dengan istilah rumah singgah. Rumah sosial ini juga merupakan tempat perlindungan bagi anak-anak jalanan dari berbagai bentuk kekerasan yang mungkin saja akan menimpa anak jalanan dari berbagai kekerasan berupa penyimpangan seksual, anak yang bermasalah hukum atau pun beberapa kekerasan fisik lainnya.

“ Melalui rapat ini LKKS akan mendirikan Rumah Sosial yang nantinya bisa membantu pemerintah dalam hal mengatasi masalah sosial yang ada di

Provinsi Gorontalo, LKKS akan terus melaksanakan kegiatan sosial yang diharapkan nanti bisa bermanfaat guna mengatasi masalah-masalah sosial yang terjadi di daerah kita,” kata Idah.

Idah menambahkan, Rumah Sosial merupakan proses pembinaan terutama bagi anak-anak jalanan dengan tujuan untuk membentuk kembali sikap dan

perilaku anak jalanan yang disesuaikan dengan nilai-nilai dan norma yang berlaku di masyarakat yang diberikan dalam bentuk pendidikan untuk

pemenuhan kebutuhan dari anak agar menyiapkan masa depannya sehingga menjadi masyarakat yang untuk lebih produktif lagi.

Olehnya dengan didirikannya Rumah Sosial nanti Idah berharap rumah sosial tersebut bisa menjadi tempat untuk mengembalikan dan menanamkan

fungsi dari otak anak sehingga anak akan lebih baik lagi pola pikir dan juga dalam bertingkah laku dalam masyarakat. Rapat ini selain

diikuti oleh pengurus LKKS juga dihadiri para Pekerja Sosial (Peksos) yang tersebar dibeberapa kabupaten serta instansi terkait lainnya.

205 total views, 1 views today

Rate this article!
author

Author: 

Leave a Reply