Lebaran Ketupat Ala Penghubung Gorontalo di Jakarta

Foto bersama jajaran Badan Penghubung Provinsi Gorontalo saat menggelar Halal bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1440 H, yang dirangkaikan dengan Serial Diskusi Bulanan dan Perayaan Hari Raya Ketupat di Anjungan Provinsi Gorontalo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kamis, (13/6/2019). (Foto : BPPG)

Jakarta, BPPG – Badan Penghubung Provinsi Gorontalo menggelar Halal bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1440 H, yang dirangkaikan dengan Serial Diskusi Bulanan dan Perayaan Hari Raya Ketupat di Anjungan Provinsi Gorontalo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kamis, (13/6/2019).

Kepala Badan Penghubung Gorontalo, Arfan Sery Jusuf menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu strategi promosi pariwisata Gorontalo dengan memanfaatkan fasilitas Anjungan TMII.

“Pengelolah Anjungan Taman Mini ini mengatakan bahwa Anjungan Gorontalo ini kurang dimanfaatkan dalam hal pelaksanaan kegiatan promosi, sehingga kita berinisiasi untuk melaksanakan Hari Raya Ketupat Khas Gorontalo ditempat ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  39 Peserta Ikuti Seleksi Kemampuan Dasar STTD

Diketahui bahwa Hari Raya Ketupat merupakan budaya dan tradisi khas masyarakat Gorontalo yang digelar seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri, dengan menghadirkan makanan khas Gorontalo seperti Kuah Bugis, Nasi Bulu, Ikan Kuah Santan, Kue Wapili, Kue Perahu, dan Ketupat. Selain itu kata Arfan, kegiatan ini dijadikan sebagai momentum silaturahim dengan tokoh-tokoh Gorontalo yang ada di Jakarta.

“Kita harapkan momentum halal bihalal ini, silaturahim kita sebagai masryakat Gorontalo Rantau tetap terjaga. Begitu juga dengan pemanfaatan Anjungan Taman Mini ini,yaitu bagaimana Gorontalo bisa berperan aktif untuk Taman Mini dan bagaimana Taman Mini bisa membantu promosi Pariwisata Gorontalo di Jakarta ini,” tambahnya.

Sementara itu Mayjen TNI Afanti S. Uloli, dalam sambutannya mengatakan bahwa memang harus ada upaya yang maksimal untuk mempromosikan potensi pariwisata Gorontalo di Jakarta. Salah satunya dengan memanfaatkan potensi Badan Penghubung di Jakarta.

Baca Juga :  Jumlah Dana Transfer Daerah Provinsi Gorontalo tahun 2019

“Ini harus dikoordinasikan lebih jauh bahwa Badan Penghubung memiliki potensi lebih dalam hal promosi. Karena posisi mereka yang ada di Jakarta sehingga koordinasi mengenai program kegiatan dan promosi poriwisata bisa lebih mudah dikoordinasikan dengan kementerian dan lembaga-lembaga terkait yang ada di pusat,” ungkap salah satu putra terbaik Gorontalo ini.

Afanti Juga mengakui bahwa wisata alam maupun budaya lokal di Gorontalo punya potensi pariwisata yang tinggi. Sehingga perlu adanya kerjasama-kerjasama antar lembaga untuk terus melakukan inovasi promosi pariwisata yang dapat berdampak pada peninggatan pendapatan daerah.

Ia juga menghaturkan ucapan terimasih atas terlaksananya kegiatan ini. “Saya mewakili seluruh masyarakat Gorontalo yang ada dirantau mengucapakan terimaksih kepada pihak Taman Mini atas terlaksananya kegiatan ini, begitu juga kepada Badan Penghubung, Pak Arfan terimakasih sudah menghadirkan suasana Hari Raya Ketupat khas Gorontalo di tempat ini,” haturnya.

Baca Juga :  Gubernur Gorontalo Fasilitasi IKM Minyak Kelapa Kampung

Turut Hadir, Deputi Sistem Nasional Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Mayjen TNI Afanti S. Uloli, SE., M.Si., beserta Ibu, Staf ahli Dirut TMII Tomi Gunawan, Koordinator Keamanan TMII Soenarto, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Conny Gobel dan La Ode Haimudin beserta Anggota, Station Manager Garuda Indonesia Join R. Kullit, Kabid Anggaran Badan Keuangan Provinsi Gorontalo Danial Ibrahim, SE, M.Si., CEO Warta Wisata Syam Basrijal, Jajaran Pengelolah Anjungan Terpadu TMII, Tamu Undangan serta Pegawai dan Staf Badan Penghubung Gorontalo di Jakarta.

Pewarta : Jusni BPPG

266 total views, 4 views today

author

Author: