Ketua TPKK Provinsi Gorontalo Ambil Sendiri Raport Anaknya

0
404
Ketua TPKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah saat mengambil rapor ujian semester milik putri bungsunya Siti Rahma Khirana Habibie, yang bersekolah di MTS Negeri 1 Kota Gorontalo, Selasa (12/1/2021). Sebelum mengambil rapor, Idah menyaksikan dulu sang putri saat tilawa al quran. (Foto – Riri)

Kota Gorontalo, Humas – Sebagai orang tua, Ketua TPKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, tidak melupakan kewajibannya untuk mengambil rapor anaknya. Di tengah kesibukan sebagai istri gubernur dan juga anggota DPR RI, Idah mengambil rapor ujian semester putri bungsunya Siti Rahma Khirana Habibie, yang bersekolah di MTS Negeri 1 Kota Gorontalo, Selasa (12/1/2021).

Dengan datang hanya di dampingi sesprinya, Idah tiba di sekolah pukul 10.00 Wita. Tidak seperti kunjungan kerjanya, kedatangannya kali ini sama sekali tak ada  perlakuan atau sambutan khusus dari pihak sekolah. Begitu sampai, Idah langsung menuju ke ruang kelas Khirana.

“Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan mendampingi anak bungsu saya, Khirana mengambi raport. Hal yang sangat menyenangkan bagi saya dan bersyukur di sela-sela aktifitas saya masih diberi waktu mendampingi anak ke sekolah, memperhatikan proses pendidikan mereka,” kata Idah

Istri gubernur ini juga mengaku bangga, terkait laporan wali kelas atas prestasi sang anak. Walaupun sekarang pelaksanaan belajar tidak dilakukan secara tatap muka karena lagi pandemi, namun tidak mengurangi prestasi Khirana.

“Alhamdulillah anak saya walaupun belajar dari rumah, tetap ada pengawasan baik dari saya dan dari guru-gurunya. Dan lebih hebatnya lagi ada komunikasi dari orang tua dan guru.
Sangat membahagiakan juga, tadi Nana (nama panggilan Khirana) dipersilahkan untuk tilawa al’quran sebelum mengambil raport,” paparnya.

Artikel Terkait  HUT Bone Bolango Jadikan Momentum Evaluasi Program

Tak lupa Idah berpesan kepada seluruh guru-guru untuk tetap semangat dalam menjalankan kewajibannya. Walaupun sekarang proses belajar mengajar terkesan susah, karena harus melakukannya dari rumah.

Pewarta : Ecin•Riri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini