Kehadiran Taksi Online di Gorontalo Butuh Kajian

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (dua dari kiri) saat memimpin Rapat Evaluasi Penyerapan Anggaran OPD Pemprov Gorontalo bertempat di gedung Belle li Mbui, Jumat malam (16/2). (Foto: Salman-Humas)

Rencana kehadiran taksi online berbasis aplikasi di Gorontalo mendapat perhatian serius dari Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Ia meminta kepada Dinas Perhubungan selaku instansi teknis untuk berhati-hati mengeluarkan izin operasional.

“Saya minta Dinas Perhubungan harus melakukan pengkajian dulu bagaimana dampaknya dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Jangan langsung diberi izin,” tegas Rusli Habibie saat memimpin Rapat Pimpinan Pembahasan Evaluasi Penyerapan Anggaran bertempat di gedung Belle li Mbui, Jumat malam (16/2).

Sikap hati-hati dinilai Rusli perlu sebab kehadiran taksi online memiliki dampak baik dan buruk. Ia tidak ingin ada gesekan antara sesama jasa transportasi seperti yang terjadi di daerah lain.

Baca Juga :  Selama 2018 RS Ainun Operasi Katarak Gratis 252 Pasien

“Makanya harus ada kajian dan solusi. Ingat, di Gorontalo ini kita punya banyak pengendara bentor (becak motor) dan angkutan umum. Jangan sampai antara mereka akan terjadi konflik. Ini yang kita antisipasi dari awal,” sambung mantan Bupati Gorontalo Utara itu.

Sementara itu, Kadis Perhubungan Provinsi Gorontalo Jamal Ngadro menjelaskan siap menindaklanjuti arahan gubernur. Diakuinya, pihak Grab sebagai salah satu penyedia aplikasi berencana masuk ke Gorontalo.

“Mereka baru dalam tahap survei. Makanya kami ingatkan belum ada perukrutan. Kalau sudah merekrut berarti mereka sudah mengantongi izin resmi. Sampai saat ini belum ada,” terang Jamal.

Lebih jauh Jamal menjelaskan, Grab bukan perusahaan jasa angkutan umum melainkan aplikator penyedia jasa. Oleh karena itu, perusahaan diminta untuk melengkapi syarat-syarat yang dibutuhkan di antaranya membuka kantor cabang di Gorontalo, bekerjasama dengan operator angkutan, kendaraan yang digunakan lolos uji KIR serta pengemudi harus mengantongi SIM A Umum.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Gelar Rakor Sertifikasi Pengawasan Mutu Benih

Pewarta/editor : Isam

345 total views, 1 views today

author

Author: