Kampanye Gemarikan, Pemprov Subsidi Harga Ikan

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat mencicipi udang goreng yang dimasak oleh warga di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Jumat (2/2). Demo memasak udang sebagai bagian dari diseminasi olahan ikan untuk kampanye Gemar Makan Ikan (Gemarikan) bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo. (Foto: Salman-Humas).

Guna mengkampanyekan Gemar Makan Ikan (Gemarikan), Pemerintah Provinsi Gorontalo menjual ikan murah bagi warga di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Jumat (2/2). Kampanye Gemarikan diisi dengan berbagai kegiatan di antaranya ikan masuk sekolah (fish to school), launching bantuan pangan ikan, diseminasi produk olahan ikan, pasar murah dan penyerahan bantuan.

Untuk tahun 2018 ini diprogramkan subsidi ikan murah bagi warga miskin. Setiap dua minggu sekali, Pemprov melalui Dinas Kelautan dan Perikanan akan menurunkan penjual dengan sepeda motor berkotak pendingin untuk menjual ikan hingga ke pelosok. Harga ikan pun sangat terjangkau. Jika biasanya ikan Tuna dijual 40-50 Ribu perkilo, maka cukup ditebus dengan harga 10 Ribu Rupiah.

“Masyarakat yang jauh dari pantai dan tinggal di lereng lereng gunung susah menikmati ikan. Makanya pak gubernur mengganti penjual ikan dengan sepeda othel dengan sepeda motor ber coolbox. Supaya setiap hari ikan segar ini bisa dijual murah. Ikannya juga kita subsidi,” tutur Rusli disambut tepuk tangan warga.

Berbagai bantuan itu diberikan untuk mendorong masyarkat khususnya warga miskin untuk bisa makan ikan. Vitamin dan protein yang ada dalam ikan diharapkan dapat meningkatkan gizi masyarakat Gorontalo.

“Ini ikan segar bukan “ikan tahu” dan “ikan tempe”. Biasanya kita makan katanya makan “ikan tempe”. Bukan ikan itu. Makannya harus ikan karena kaya porotein,” sambung Gubernur dua periode itu.

Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan sudah dianggarkan subsidi ikan murah bagi warga miskin se Provinsi Gorontalo senilai 2,4 Milyar Rupiah. Angka itu untuk 8.400 Kilogram ikan yang ditaksir dapat menjangkau 1.800 KK miskin.

Pada kegiatan tersebut, masyarakat diajak memasak dengan berbagai produk ikan. Ada juga pasar ikan murah berupa Ikan Layang dan Deho 300 KG seharga 10 Ribu perkilo. Ada juga pasar murah sembako berupa beras, minyak goreng dan gula pasir yang dijual dengan harga miring.

Sekitar 1000 orang warga yang hadir semakin gembira saat Gubernur membagikan uang senilai 100 Ribu Rupiah perorang sebagai santunan dari Baznas Provinsi Gorontalo. Ada juga penyerahan bantuan benih jagung Bisi 18 dengan luas lahan 85.5 HA senilai 64 Juta Rupiah serta transfer uang pupuk urea 409.075 Kg senilai 736 Juta Rupiah.

Pewarta: Ecyhin

Editor : Isam

229 total views, 1 views today

author

Author: