Ini testimoni PNS Pemprov Gorontalo Soal Kenaikan TKD

Kenaikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo tahun 2018 ditanggapi beragam oleh para pegawai. Sebagian besar dari mereka mengaku bersyukur atas kenaikan tunjangan tersebut. Mereka juga mengapresiasi kebijakan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim yang memberi perhatian pada PNS. Kami merangkum testimoni para pegawai sebagaimana yang tertulis berikut ini:

Mirna Darise – Staf di Inspektorat

Alhamdulillah. Saya secara pribadi sangat senang dengan kenaikan TKD. Semua tidak terlepas dari perhatian dan komitmen pimpinan daerah baik itu pak gubernur maupun pak wagub untuk mengalokasikan anggaran bagi kami PNS.

Jujur saja yah, saya sedih masih ada yang berkomentar miring soal kenaikan TKD. Ada yang membandingkan TKD staf yang hanya naik 250 Ribu dengan TKD kepala dinas misalnya yang naik berjuta-juta. Ini sesungguhnya perbandingan yang tidak fair.

Kalo mau fair, coba bandingkan dengan staf di pemkab/pemkot di Gorontalo. Saya punya banyak teman di sana, tanpa perlu menyebut daerah mana. Mereka menerima tunjangan hanya 300-500 Ribu perbulan. Artinya, tunjangan itu lebih rendah lima kali lipat dari kita! Soal kinerja, apakah kita lebih baik dari mereka? Belum tentu. Jadi banyak-banyak bersyukur!

Baca Juga :  Nelayan Boalemo Mulai Rasakan Bantuan Pemprov

 

 

 

Nurziyah Suweleh – Staf di Dinas Kesehatan

Saya sudah baca berita soal kenaikan TKD bagi PNS tahun 2018. Itu adalah berita akhir tahun paling membahagiakan hahaha. Alhamdulillah saya ikut senang meski saya tidak menerima TKD karena sedang tugas belajar di Makassar. Sejak berapa tahun terakhir gaji PNS dari pemerintah pusat tak pernah naik lagi, sementara berbagai kebutuhan pokok semua naik. BBM, listrik, elpiji dan seterusnya. Hanya pak Rusli Habibie yang berani menaikkan tunjangan pegawai, bahkan dengan segala keterbatasan anggaran. Jadi terimakasih atas pehatian beliau bersama pak wagub Idris Rahim.

Kalau saya harus memberi saran, mohon untuk memperhatikan PNS yang sedang menempuh tugas belajar seperti saya, dan beberapa teman-teman pegawai lain. Siapa tahu bisa dipertimbangkan agar kami tetap mendapatkan TKD seperti kementrian/lembaga lainnya meskipun hanya beberapa persen. Namanya kan “tugas belajar”, artinya kita menjalankan tugas untuk belajar, atau ditugaskan belajar. Jadi semoga bisa dipertimbangkan hehe.

Terlepas dari semua itu, sekali lagi terimakasih atas perhatian pak gubernur. Teman teman PNS pasti senang. Tidak sabar untuk segera bergabung dengan squad pemprov.. 🙂

Baca Juga :  Disnakertrans Gorontalo Buka Posko Pengaduan THR

 

Danial Ibrahim – Kabag Anggaran di Dinas Keuangan dan Aset Daerah

Pertama tentu saja alhamdulillah, rasa syukur yang mendalam atas rejeki dan nikmat ini. Kedua terimakasih banyak kepada bapak Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan bapak Wakil Gubernur Idris Rahim yang sudah memperjuangkan kenaikan TKD ini.

Sebagai orang keuangan saya tahu persis begitu banyak kebutuhan di daerah ini yang harus dibiayai, sementara anggaran kita sangat sedikit. Bayangkan hanya 1,8 Trilyun. Belanja pegawai saja harus ditekan hingga 40% dibandingkan belanja untuk publik seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, pertanian, perikanan dan bantuan sosial lainnya yang mencapai 60% dari APBD.

Luar biasanya adalah, ada komitmen dari pak Rusli dan Pak Idris yaitu tetap memperhatikan faktor kesejahteraan pegawai. Setiap tahun ada kenaikan TKD dari staf hingga jabatan Sekda. saya ingat sebelum kepemimpinan pak Rusli, di tahun 2011 itu TKD staf baru sebesar 1.250.000. Angka itu terus naik di tahun 2017 jadi 2.250.000 dan tahun depan insya Allah jadi 2,5 Juta. Ini tentunya wajib kita syukuri. Oleh sebab itu, mewakili rekan rekan yang lain kami sangat berteimakasih kepada pak Rusli dan pak Idris. Semoga pak Rusli beserta keluarga dan pak Idris beserta keluarga senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Gorontalo ke depan.

Baca Juga :  Puluhan Tahun Gelap, Kini Listrik Terangi Owata-Mongiilo

Ketiga, ini juga yang paling penting bahwa kenaikan TKD ini harus menjadi tamparan dan tantangan buat saya dan kita semua rekan-rekan PNS di pemprov. Kebutuhan sudah dipenuhi, sekarang saatnya bekerja keras, bekerja cerdas untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Kita harusnya malu pada diri sendiri jika tunjangan yang besar tidak berbanding lurus dengan kinerja yang baik.

Mohamad Ryanto Hamzah – Kasubag Sarpras di Biro Umum

Kalo ditanya ke saya pak, TKD ini tidak naik saja saya sudah bersyukur. Apalagi sekarang dinaikkan. Jadi apalagi yang harus saya katakan selain syukur dan terimakasih?? Harus diingat pak Rusli Habibie selaku pimpinan tertinggi punya andil besa dalam hal ini. TKD ini bukan hak PNS, ini adalah kebijakan daerah. Pak gub bisa saja mengurangi bahkan meniadakan sama sekali. Jadi sekali lagi, saya hanya bisa berucap syukur alhamdulillah dan terimakasih kepada pak Rusli dan pak Idris.

Editor : Isam

Foto : Istimewa

1,334 total views, 2 views today

author

Author: