Imunisasi MR akan Berakhir, Warga Diminta Segera Imunisasi Anaknya

Ketua TP. PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menyerahkan bantuan dalam kegiatan Bhakti Sosial NKRI Peduli di Desa Padengo, Kecamatan Duhiyadaa, Kabupaten Pohuwato, Selasa (25/9/2018). (foto : Salman – Humas)

Pohuwato, Humas – Menjelang berakhirnya program imunisasi Campak Rubella gratis pada 31 Oktober 2018 mendatang, Ketua TP. PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie kembali mengingatkan para ibu ibu untuk segera mengimunisasi anaknya.

“Ayo ibu-ibu, segera imunisasi Campak dan Rubella anak-anaknya,” papar Idah di hadapan ibu-ibu dan masyarakat lainnya pada kegiatan Bhakti Sosial NKRI Peduli di Desa Padengo, Kecamatan Duhiyadaa, Kabupaten Pohuwato, Selasa (25/9/2018).

Pada program awal, imunisasi MR ini akan berakhir pada 30 September 2018. Namun sesuai Surat Edaran Menteri Kesehatan RI nomor SR.02.06/Menkes/573//2018 tanggal 20 September 2018 tentang waktu pelaksanaan kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) fase II, program imunisasi MR gratis akan dilanjutkan hingga tanggal 31 Oktober 2018.

Baca Juga :  Ketua TP. PKK Gorontalo Sosialisasikan Peningkatan Mutu Teknik Mokarawo

Hal ini dilakukan karena belum semuanya dapat diselesaikan secara tuntas, sehingga pencapaian pada beberapa daerah belum optimal.

Sesuai data yang ada, saat ini terindikasi 40 orang terkena Campak Rubella di Gorontalo.

“Jangan tinggalkan kesempatan ini (imunisasi Campak Rubella gratis) ya ibu ibu” ajak idah.

Ketua Forikan (Forum Peningkatan Konsumsi ikan) Provinsi Gorontalo ini juga mengkampanyekan program ikan untuk masyarakat kurang mampu, fish to school (program makan ikan untuk anak anak sekolah), serta fish to baby ( program makan ikan untuk ibu ibu menyusui).

Khusus untuk program fish to baby, ikan akan diberikan kepada ibu ibu yang menyusui agar gizi dari ibu dapat disalurkan melalui air susu ibu (ASI) yang diberikan kepada bayi.

Baca Juga :  SMKN 1 Limboto Launching Produk Technopark, Jagung Jadi Unggulan

“Jangan sampai masyarakat kurang gizi, apalagi ibu ibu hamil harus dipenuhi gizinya melalui makan ikan,” jelas Idah.

Istri Gubernur Gorontalo dua periode ini mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam setiap program pemerintah.

“Apapun program pemerintah, jika tanpa dukungan masyarakat tidak akan berhasil. Jadi perlu terus didukung oleh masyarakat,” pungkas Idah.

Pewarta : Asriani

322 total views, 1 views today

Berita Terkait

Ketua Kwarda Gorontalo Buka Kegiatan Kemah Galang ... Ketua Kwartir daerah (Ka Kwarda) Gorontalo Idah Syahidah bertindak sebagai irup pada upacara pembukaan kemah galang tegak 2018 yang digelar oleh kwar...
Istri Gubernur Ikuti Sholawat Akbar Bersama IPPS S... Idah Syahidah (depan, jilbab abu abu) saat mengikuti sholawat akbar dan doa bersama Ikatan Pemuda PecintaSholawat se Kota Gorontalo, Senin malam (Fot...
Istri Gubernur Bersama Penyanyi Jalanan Galang Dan... Istri Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah (tengah, jilbab cokelat) bersama Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) menggelar aksi penggalangan dana untuk korba...
Istri Gubernur Gorontalo, Dirikan Yayasan Khusus R...   Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah, saat menjadi narasumber pada Sosialisasi Penyediaan Sarana dan Prasaranan Publik ...
Tags:
author

Author: