Idah Paparkan Peran Gender Dihadapan Mahasiswa

Idah Syahidah Rusli Habibie (berdiri,pakaian putih) dihadapan mahasiswa FE Unisan memaparkan tentang peran gender.

Gorontalo – Ketua TP. PKK Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie memberikan materi Peran Gender Dalam Perekonomian di Gorontalo pada Kuliah Umum Fakultas Ekonomi Universitas Ikhsan Gorontalo (Unisan), Rabu (31/1) di ruang Aula III Unisan Gorontalo.

Di hadapan mahasiswa FE Unisan, Idah membeberkan tentang peran perempuan. “ Setinggi apa pun jabatan seorang perempuan, secanggih apa pun ilmu yang dimiliki oleh perempuan, apabila dia sanggup mengelola karir dan rumah tangganya maka dia adalah sosok wanita yang hebat dan jika dia mampu mengelola keuangan dan masalah ekonomi keluarganya dengan baik pula, disitulah peranan gender dalam perekonomian,” ujar Idah.

Baca Juga :  Pemprov Akan Libatkan Para Profesional Untuk Tangani SDGs

Menururt Idah , dulu perempuan selalu dianggap sebelah mata saja jika wanita memperoleh atau menduduki suatu jabatan strategis tertentu ketimbang seorang pria yang sudah ditakdirkan menjadi seorang imam atau pemimpin dalam suatu rumah tangga.

“ Akan tetapi perspektif seperti itu di era globalisasi saat ini sudah dianggap kuno, sebab tidak bisa dipungkiri lagi dijaman now banyak perempuan-perempuan pintar yang memiliki IQ serta pendidikan yang tinggi dan menempati posisi strategis baik itu pada tatanan pemerintahan maupun swasta,” tutur Ketua Kwarda Provinsi Gorontalo.

Kesenjangan gender di bidang ekonomi jelas Idah disebabkan oleh berbagai perbedaan kesempatan, akses dan kontrol terhadap sumber daya dan kebutuhan antara laki-laki dan perempuan. Upaya pemberdayaan perempuan dalam bidang ekonomi dan ketenagakerjaan harus dilakukan guna meningkatkan peranan dan partisipasi dalam pengembangan perekonomian terutama ekonomi kerakyatan, mengingat jumlah perempuan yang masuk ke pasar kerja semakin meningkat dan makin terbukanya dunia kerja bagi kaum perempuan.

Baca Juga :  Rusli Berharap Bupati Nelson Perhatikan Sebaran Guru

“ Jika perempuan mampu bekerja dan memiliki bakat dalam bidang tertentu, tidak ada salahnya seorang perempuan memiliki penghasilan sendiri dengan mengembangkan talentanya, jangan hanya tergantung pada ijasah yang kita pegang sebab terkadang orang yang hanya lulusan SD saja menjadi pengusaha yang berhasil,” tutup Idah.

Pewarta/foto : Burhan

Editor : Asriani

153 total views, 1 views today

author

Author: