Gubernur Jadi Irup Upacara Pembukaan TMMD 2018

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (tengah) saat mengecek kesiapan pasukan pada Upacara Pembukaan TMMD 2018 jajaran Kodim 1304 Gorontalo yang digelar di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Selasa (10/7/2018). Peraih anggota kehormatan TNI itu menilai TMMD sangat strategis bagi daerah sebagai bukti kemanunggalan TNI dan rakyat. (Foto: Valen -Humas).

KAB.BOALEMO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada pelaksanaan upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Selasa (10/7/2018).

TMMD yang digelar oleh Kodim 1304 Gorontalo itu dipusatkan di Lapangan Desa Bongo 2, Kecamatan Wonosari, Kab. Boalemo, Provinsi Gorontalo. Sebanyak 150 personil anggota TNI dan masyarakat dilibatkan dalam kegiatan yang berlangsung selama 30 hari ke depan.

Baca Juga :  Idris Ajak Warga Gorontalo Dirantau Berkontribusi Membangun Daerah

Dalam arahannya, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menilai TMMD merupakan bukti kongrit dari kemanunggalan TNI.  TNI tidak saja menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI, tapi juga mampu berkontribusi dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

“Program TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Polri, Kementrian lembaga, pemerintah daerah serta segenap lapisan masyarakat wilayah masing masing. Secara subtansial TMMD dapat diperhitungkan dalam membantu pembangunan secara sederhana. Ini juga merupakan bukti kepedulian dari segenap unsur TNI,” kata Rusli.

Oleh karena itu, pihaknya ikut mendukung kegiatan tersebut melalui program kerjasama strategis. Pekerjaan jalan Desa Pangea hingga ke Desa Sari Tani sepanjang 5 KM dikerjasamakan dengan TNI melalui program TMMD. Selain itu, ada pula program non fisik seperti kesehatan gratis, donor darah dan sunatan massal.

Baca Juga :  Idah Lantik Pengurus Dekranasda Dan Pengurus P2TP2A Kabupaten Pohuwato

Sementara itu Komandan Kodim 1304 Gorontalo, Letkol Inf Allan Surya Lesmana, selaku Dansatgas TMMD ke-102 menjelaskan, pelaksanaan TMMD ini akan berlangsung selama 30 hari kedepan, dimulai dari tanggal 10 Juli hingga 8 Agustus 2018, dengan mengerahkan 150 personil.

“150 personil tersebut terdiri dari kelompok komando bakti 15 orang, tim asistensi 25 orang, SSK 110 orang, serta masyarakat 35 orang perhari,” kata Allan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Pangdam XIII Merdeka Mayor Jenderal TNI Madsuni bersama jajarannya, Kapolda Gorontalo Brigadir Jendral Polisi Rachmad Fudail bersama jajarannya, Pj Sekertaris Daerah Provinsi Gorontalo Anis Naki, Bupati dan Wakil Bupati Boalemo, unsur Forkopimda serta pimpinan OPD dilingkup Pemprov Gorontalo dan Pemda Boalemo.

Baca Juga :  Plt Gubernur Ingatkan Orangtua Harus Beri Perhatian Lebih Untuk Anak-Anak

Pewarta: Ecyhin

 

320 total views, 1 views today

author

Author: