Gubernur Gorontalo Terima Arahan Presiden Terkait COVID-19

0
507
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat menerima arahan langsung dari Presiden RI Joko Widodo, terkait pengarahan dalam menghadapi pandemik virus corona (COVID-19), melalui video conference. Video conference ini juga diikuti oleh 33 gubernur lainnya se-Indonesia, Selasa, (24/3/2020). (Foto Salman) 

KOTA GORONTALO, Humas –  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menerima arahan langsung dari Presiden RI Joko Widodo, terkait pengarahan dalam menghadapi pandemik virus corona (COVID-19), melalui video conference. Video conference ini juga diikuti oleh 33 gubernur lainnya se-Indonesia, Selasa, (24/3/2020).

Video conference ini berdasarkan surat Sekretaris Kabinet Republik Indonesia Nomor: Und. 46/Seskab/DKK/03/2020, tentang rapat terbatas melalui video conference akan dilaksanakan pada hari ini (Selasa), yang di mulai pada pukul 09.30 WIB.

“Ada arahan dari presiden untuk semua gubernur se Indonesia. Intinya presiden menyampaikan bahwa kita harus terus waspada. Dan pak gubernur juga telah menyampaikan apa saja langkah langkah yang telah di ambil oleh pemerintah provinsi gorontalo, sesuai dengan arahan presiden,” ungkap Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Virus Corona (Covid-19) Provinsi Gorontalo, Darda Daraba.

Darda juga menyampaikan melalui video conference tersebut, gubernur telah menayakan tentang penambahan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis di Gorontalo.  Menurut presiden, APD sudah dikirm ke seluruh wilayah di Indonesia sesuai permintaan.

“Termasuk tadi pak gubernur menanyakan APD, kata pak presiden sudah dikirim, tapi memang belum nyampe, masih kita tunggu.  Insyaallah kita berdoa kalau bukan besok hari ini sudah sampai. Jika tiba kita dahulukan dulu untuk RS rujukan, seperti untuk tenaga medis di Aloei Saboe tutupnya.

Hingga hari Selasa tanggal 24 Maret 2020, Provinsi Gorontalo masih nol kasus positif virus corona. Data Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 337 kasus, 74 selesai pemeriksaan, sisanya 263 dalam pemantauan.  Data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 14 kasus, sembilan sedang pemeriksaan spesimen dan lima dinyatakan negatif virus corona.

Artikel Terkait  Fasilitator Destana Diharapkan Mampu Edukasi Soal Kebencanaan

Pewarta : Ecin/Gina

Editor : Isam

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini