Gubernur Gorontalo Serahkan LKPJ 2018 ke DPRD

 

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2018 kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo Paris Yusuf, pada rapat paripurna istimewa DPRD Provinsi Gorontalo yang ke 206, Selasa, (26/3/2019). (Foto – Valen Humas)

Kota Gorontalo, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2018 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo. Penyerahan LKPJ dilakukan pada rapat paripurna istimewa DPRD Provinsi Gorontalo yang ke 206, Selasa, (26/3/2019).

Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan arah pembangunan selama tahun 2018 merupakan awal pelaksanaan RPJMD 2017-2022. Tema besar yang diangkat dalam arahan pembangunan pemprov yakni peningkatan layanan dasar yang berkualitas dan pengelolaan potensi ekonomi daerah yang ditunjang pemerataan pembangunan infrastruktur daerah  untuk kesejahteraan masyarakat.

Melalui tema tersebut maka fokus pembangunan tahun 2018 diarahkan pada 9 faktor utama diantaranya Pengembangan sektor dasar yang masih menjadi persoalan utama daerah, yaitu Pendidikan, Kesehatan, Kemiskinan, dan Infrastruktur. Pengembangan sektor yang menjadi potensi daerah, yaitu Pertanian, Perikanan dan kelautan, serta Kehutanan. Pengembangan sektor jasa untuk peningkatan ekonomi, Koperasi, UMKM, Industri, Pariwisata yang ditunjang tenaga kerja yang berkompeten dan lain sebagainya

Baca Juga :  Narkoba Adalah Musuh Bersama Yang Harus Diperangi

“Alhamdulillah di tengah ketidakpastian ekonomi global, melemahnya nilai rupiah terhadap dollar, kita masih mampu menjaga kinerja ekonomi relatif baik dan stabil, yaitu mencapai 6,51%, walaupun lebih lambat dibanding tahun 2017 yang mencapai 6,74, namun masih lebih tinggi dari capaian rata-rata nasional tahun 2018 yang sebesar 5,17%,” kata Rusli

Mantan orang nomor satu di Gorontalo Utara ini juga menambahkan, secara nasional tahun 2018 untuk penurunan kemiskinan di Provinsi Gorontalo menjadi yang tertinggi se Indonesia, dari angka 17,14% turun menjadi 15,63 %. Alasan utama turunnya angka kemiskinan ini dinilai Rusli, karena keberhasilan semua pihak baik pemerintah maupun anggota legislatif

“Salah satu kegiatan yang mendukung penurunan angka kemiskinan ini adalah pemberian Bantuan Pangan Non Tunai yang telah dilaksanakan semenjak akhir tahun 2017 dan telah menjangkau 35.000 rumah tangga miskin di tahun 2018. Ini semua juga berkat persetujuan dari teman teman di DPRD,” tambahnya

Baca Juga :  Antisipasi Antraks, Gubernur Cek Pos Perbatasan Gorontalo - Sulteng  

Baiknya kinerja pemerintahan dan pembangunan juga telah mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2016 yang hanya sebesar 66,29 meningkat menjadi 67,01 di tahun 2017, namun capaian ini masih dibawah angka rata-rata Nasional sebesar 70,81 persen

“Capaian-capaian tersebut menjadi pemicu bagi kita semua untuk terus bekerja keras bagi peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Gorontalo,” tandasya

Diakhir sambutannya, Gubernur juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu pemerintah daerah dalam menjalankan tugas-tugas pembangunan, pemerintah dan kemasyrakatan di Provinsi Gorontalo. Ia juga berharap di tahun 2018 pengelolaan keuangan pemerintah Provinsi Gorontalo akan kembali memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian.

Pewarta : Echin

 

174 total views, 1 views today

author

Author: