Gubernur Gorontalo Minta Mendagri Tinjau Jam Kerja PNS

0
897

 

Sebanyak 131 Pejabat Eselon II, III dan IV Dilingkup Pemprov Gorontalo saat dilantik oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie . (Foto : Valen)

KOTA GORONTALO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan akan meminta langsung kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk meninjau lagi jam kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menurutnya tidak sesuai. Menurutnya banyak sekali PNS yang hanya datang ke kantor pada pagi hari absen masuk kantor, kemudian menunggu lagi jam absen pulang tetapi sama sekali tidak melakukan pekerjaan apapun

“Itu istilahnya 804. Datang jam 8 absen pagi, kemudian pulang absen lagi jam 4 sore. Tetapi tidak ada produktivitas yang dilakukan sebagai seorang PNS. Sudah digaji sudah dapat TKD tapi tidak bekerja. Saya akan sampaikan ini ke pak Mendagri,” kata Rusli saat memberikan sambutan pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat Pemprov Gorontalo di gedung Belle limbui, Kota Gorontalo, Senin, (30/7/2018).

Rusli bahkan mencotohkan untuk pegawainnya yang ada di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Gorontalo sudah ditargetkan membuat rumah bantuan mahyani dengan jumlah 610 rumah. Namun sejak januari 2018 kemarin, sampai bulan agustus ini baru tiga rumah yang dibangun. Ini membuat Gubernur dua periode ini geram. Menurutnya ini yang disebut , pegawai bekerja tanpa target maka asilnya nihil

“Contohnya Dinas Perkim, dari 610 mahyani sampai masuk semester 2 baru tiga rumah dibangun. Apa coba yang dilakukan selama ini. Eselon tiganya, eselon empatnya, staffnya semua ada dikantor. Padahal sudah saya kerjasamakan dengan pihak TNI. Rubah lah mainset kerja kita, kerja tanpa target tidak ada gunanya,” tambahnya

Artikel Terkait  Plt Gubernur: Paslon Gub-Wagub harus tawarkan program bukan saling menjelekkan.

Gubernur juga menceritakan pengalamannya sewaktu pernah bekerja sebagai pegawai swasta di BUMN. Dimana pengalaman yang ia dapatkan bekerja disebuah perusahaan adalah yang diperlukan bukannlah kehadiran tetapi target keberhasilan dari pada tugas yang telah di amanatkan.

“Itu pengalaman saya. Saya belajar dari situ bekerja harus ada target, apalagi kita yang sebagai ASN . Padahal setiap berapa minggu sekali pak Wagub selalu pimpin rapat ada Rapim, Rakorev untuk mengecek sudah sampai dimana kinerja setiap SKPD, bahkan diberikan solusi. Jadi harusnya sudah tau target kerja kita apa dan sudah berhasil atau tidak ,” imbuhnya

Dalam kesempatan itu pula Gubernur melantik 131 pejabat di lingkungan Pemprov Gorontalo, dengan rincian 4 orang Pejabat Tinggi Pratama (eselon II), 47 orang Pejabat Administrator (eselon III) dan 80 orang Pejabat Pengawas (eselon IV).

 

Pewarta : Ecyn

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini