Gorontalo Siap Menyambut Fakultas Kedokteran

Setelah akhir Januari lalu melakukan pertemuan dengan Konsil kedokteran Indonesia, kali ini giliran Menristek Dikti, Prof. Mohamad Nasir,  yang ditemui oleh Penjabat Gubernur Gorontalo, Prof Zudan Arif Fakrulloh, dalam rangka memperjuangkan usulan pembukaan Fakultas Kedokteran di Gorontalo.  Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Kementerian Ristek dan Dikti Jakarta, Senin (13/2).

Dalam pertemuan tersebut, Penjagub didampingi oleh beberapa pejabat lainnya seperti Walikota Gorontalo Marten Taha, Rektor UNG Prof. Syamsu Qomar Badu , Wakil Ketua Deprov Gorontalo Kony Gobel, dari Komisi IV Rusli Monoarfa, Direktur RSAS, dan unsur Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo

Usai pertemuan, Menteri Ristek Dikti , Prof. Mohamad Nasir menjelaskan, pembukaan fakultas kedokteran yang ada di Universitas Negeri Gorontalo adalah usulan yang akan diajukan , nanti akan kami lihat dulu, seberapa besar yang diajukan dan seberapa lengkap. Apabila nanti yang diajukan sudah lengkap sesuai prosedur yang ada, kami akan segera proses. Tergantung dari Universitas Negeri Gorontalo, papar Menristekdikti.

“ Proses tahun ini sangat tergantung dari Pak Rektor, Jika Rektor sudah mengajukan, sudah lengkap dan semua persyaratan sudah terpenuhi dan KKI  telah mendapatkan ijin, saya rasa bisa selesai. Itu tergantung fasilitas yang tersedia, semua tersedia. Kami ingin meningkatkan pendidikan Indonesia lebih baik. Harapan kedepan jika ini terealisasi, harus menghasilkan lulusan dokter yang berkualitas, tidak hanya sekedar dokter,” urai Moh. Nasir

Pada kesempatan yang sama, Prof. Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan, seluruh persyaratan untuk persiapan baik sarana prasarana, rumah sakit, pendanaan, kurikulum, gedung-gedung, semua akan kita siapkan, kita ikuti. Kita akan berupaya dengan Rektor UNG agar tahun ini bisa persiapkan semuanya, provinsi dan kabupaten kota full back up untuk pendirian fakultas kedokteran ini.

“ Pak Menteri memberikan kesempatan, sepanjang semua persyaratan terpenuhi, untuk apa kita tidak buka tahun ini. Dari Konsil Kedokteran sudah memberikan lampu hijau, tidak akan menghambat sepanjang semua persyaratannya dipenuhi,” papar Zudan.

Dengan nada optimis, Zudan mengungkapkan tinggal menunggu divisitasi dari pihak Kementerian. Dari visitasi akan ada koreksi apa saja yang kurang, akan kita lengkapi. Kalau kita hitung, ada 6 bulan waktu yang akan digunakan untuk persiapan sejak bulan Maret  hingga Agustus mendatang, itu cukup untuk persiapan, jelas penjagub.

Pada Bulan September, penerimaan mahasiswa baru bisa dilaksanakan tahun ini. Tentu saja butuh dukungan semuanya. Dari provinsi nanti bisa dengan bantuan anggarannya, karena ini butuh anggaran, termasuk diminta murid-muridnya berasal dari Gorontalo,” pungkas Zudan. (Ani-Tim Redaksi Humas)

323 total views, 1 views today

author

Author: 

Leave a Reply