Gagas Ekspor Langsung, Pelindo IV Minta Restu Gubernur Gorontalo

GORONTALO – PT Pelindo IV Cabang Gorontalo menggagas kebijakan baru untuk melakukan ekspor barang dari Gorontalo langsung ke luar negeri. Untuk memuluskan rencana tersebut, General Manager PT Pelindo IV Jubliadi Patangka beserta jajaran menemui dan meminta restu Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Pertemuan digelar di Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (27/9).

“Gorontalo belum bisa ekspor langsung karena belum ada konektivitas akses kita dari Gorontalo ke luar negeri sebagai tujuan ekspor. Selama ini barang ekspor dari Gorontalo harus transit dulu ke Surabaya dan Jakarta,” terang Jubliadi usai pertemuan.

Jubliadi menilai ekspor langsung sangat penting untuk mendukung program gubernur dari sektor kepelabuhanan. Selain dapat mempercepat perputaran ekonomi Gorontalo, ekspor langsung dapat membantu pemerintah untuk menambah pendapatan daerah, membuka lapangan kerja serta menambah eksportir baru Gorontalo baik secara personal maupun korporasi.

“Terbukti ekspor langsung punya hasilnya sangat positif untuk daerah. Seperti di Sulsel misalnya, mereka mendapat tambahan PAD sebesar 1,5 Trilyun pertahun. Jayapura yang hanya mengirim 100 kontainer dia mendapatkan tambahan devisa 20 Milyar,” imbuhnya.

Sementara itu Gubernur Gorontalo yang diwawancari terpisah mengaku sudah memberi restu terkait dengan rencana tersebut. Pemerintah provinsi pada prinsipnya mendukung setiap program baik yang dikerjakan oleh instansi teknis lainnya. Pihaknya juga siap memfasilitasi jika terdapat kendala yang dihadapi di lapangan.

“Rencana itu bagus sekali, supaya komoditas kita utamanya hasil pertanian dan perikanan yang cukup banyak kita ekspor dapat dikirim langsung dari Gorontalo,” tutur Rusli.

Gubernur Gorontalo dua periode itu juga mengaku terus berupaya untuk memperbaiki setiap fasilitas pelabuhan yang ada di Gorontalo. Beberapa program revitalisasi pelabuhan dari Kementrian Perhubungan sedang dikerjakan di daerah.

“Fasilitas kita di Kota Gorontalo sudah cukup baik. Termasuk fasilitas pelabuhan Anggrek di Gorontalo Utara sudah cukup tinggal cranenya yang belum kita dilengkapi termasuk panjang dermaganya,” pungkasnya.

Pewarta/editor : Ismail

Foto                  : Salman

175 total views, 1 views today

author

Author: 

Leave a Reply