Dinas Pangan-Kwarda Gorontalo, Beri Edukasi Keamanan Pangan Di Sekolah

0
71
Idah Syahidah yang didampingi Kadis Pangan Provinsi Gorontalo serta guru guru SMA 2 Kota Gorontalo saat meninjau lahan tanaman Kangkung Darat yang dikelolah oleh guru dan siswa siswi SMAN 2. Bibit kankung darat ini merupakan bantuan dari Dinas Pangan sebagai bentuk pangan lestari di sekolah sekolah. (Foto Adlan)

KOTA GORONTALO,  Humas – Dinas Pangan Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Kwarda Pramuka Gorontalo menggelar edukasi tentang kemanan pangan untuk jajanan anak sekolah. Sosialisasi ini berlangsung di SMAN 2 Kota Gorontalo, Sabtu, (15/2/2020).

Dalam sambutannya Ketua Kwarda Gorontalo Idah Syahidah menyampaikan sekolah sebagai garda terdepan yang harus melindungi anak dari jajanan makanan berbahaya, sudah menjadi rahasia umum selama ini siswa siswa gemar menyantap jajanan di sekolah. Untuknya, pemenuhan gizi jajanan anak harus diperhatikan.

“Tumbuh kembang anak yang baik adalah saat mereka mengkonsumsi jajanan atau makanan yang aman, bermutu dan bergizi.  Apalagi untuk remaja seperti kalian, anak-anak SMA yang pemikiran mereka sudah terbentuk. Jadi sudah sewajarnya tau makanan mana yang sehat dan tidak,” kata Idah

Anggota DPR RI ini menambahkan kegiatan ini juga sebagai ketahanan pangan keluarga lewat pangan lestari.  Kalau dipramuka ini ada di saka pramuka taruna bumi.  Jadinya anak anak SMA yang memang notabenenya adalah anak pramuka harusnya tau dengan punya hoby menanam, apa saja jenis pangan yang sehat dan bergizi

“Adik adik kalian saja yang masih SD, kami sosialisasikan tentang gemar makan ikan.  Mereka tau sekarang makan ikan adalah sumber protein. Jangan mau kalah sama adik adik SD dan Paud,” tambahnya

Selain itu istri gubernur ini pun berpesan, peran guru di sekolah untuk mengawasi kantin harus rutin dilakukan, juga melalui Unit Kesehatan Sekolah (UKS) harus juga mengawasi jajanan, kebersihan lingkungan serta memberikan pelatihan pengelola kantin.

Artikel Terkait  Geoheritage Harus Memiliki Geodiversity, Biodiversity dan Cultural Diversity

Tak lupa pula di kegiatan sosialisasi tersebut, Idah kembali menggelorakan gerakan NO Pergaulan Bebas. Anak anak SMA/sederajat harus selalu diingatkan untuk tidak terlibat hal-hal yang dapat merusak diri. Melihat akhir akhir ini banyak kejadian yang tidak terpuji, yang dilakukan oleh remaja seusia mereka.

Dalam kegiatan tersebut Idah yang juga didampingi Kepala Dinas Pangan Sutrisno berserta jajarannya, kembali memberikan bantuan kepada pihak sekolah berupa bibit cabe dan tomat, benih bayam merah dan bayam hijua serta benih kangkung darat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini