Bertemu Menristekdikti, Gubernur Minta Perubahan Nama UNG Dilanjutkan

JAKARTA – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bertemu Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir guna membahas pengalihan nama Universitas Negeri Gorontalo menjadi Universitas Bahcruddin Jusuf Habibie, di kediaman pribadi Presiden RI ke 3, BJ. Habibie, Selasa (15/8).

Gubernur Gorontalo saat bertemu dengan Menristekdikti didampingi oleh Sekdaprov Winarni Monoarfa, pihak dari UNG Eduart Wolok, dan beberapa pejabat dari Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Gorontalo.

Rusli Habibie usai pertemuan tersebut menjelaskan, Menristekdikti telah mengistruksikan untuk menindaklanjuti perubahan nama UNG menjadi Universitas B.J. Habibie tersebut.

” Menristekdikti sudah menginstruksikan untuk menindaklanjuti perubahan nama UNG, dan Menristekdikti juga meminta agar proses ini bisa disegerakan,” jelas Rusli.

Gubernur juga mengatakan, terkait dengan pembangunan kampus baru tersebut, keluarga B.J. Habibie akan memberikan hibah​ tanah seluas 50 hektar dilokasi baru yang ada di Desa Moutong Kec. Tilongkabila.

Rusli berharap dengan adanya kampus baru dan juga nama baru mudah mudahan membawa dampak yang positif terutama bagi dosen dosen dan mahasiswa di Gorontalo dan bisa membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi yang ada diluar negeri.

Sementara itu Sekretaris Dikbudpora Provinsi Gorontalo Yahya Ichsan yang ikut dalam rombongan gubernur dalam pertemuan  tersebut menjelaskan, Menristekdikti sudah menginstruksikan untuk menindaklanjuti sambil menunggu rektorat UNG untuk melaksanakam sidang terkait usulan perubahan nama itu. Menristek pun memerintahkan agar menghubungi salah satu dirjennya untuk membahas itu agar memperlancar pembahasan selanjutnya.

Wacana perubahan nama UNG menjadi Universitas B.J Habibie sudah ada sejak Tahun 2014 dan saat ini kembali ditindaklanjuti melalui pertemuan bersama Menristekdikti.

Pewarta : Ecin

Foto        : Didin

Editor      : Asriani

541 total views, 1 views today

author

Author: 

Leave a Reply