Antisipasi Macet dan Sampah Saat Lebaran Ketupat

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (tengah) memimpin rapat Pimpinan OPD membahas kesiapan pelaksanaan Lebaran Ketupat yang akan digelar di Yosonegoro dan Padengo, Kecamatan Limboto Barat, Jumat besok. Rapat yang digelar di VIP Bandara Djalaluddin, Kamis (21/6/2018) itu menyoroti beberapa hal di antaranya tentang potensi kemacetan lalu lintas dan sampah yang berserakan saat pelaksanaan Lebaran Ketupat nanti. (Foto: Salman Asmu-Humas).

KABUPATEN GORONTALO, Humas – Kemacetan dan sampah yang menumpuk saat Lebaran Ketupat, Jumat besok diminta oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie agar diantisipasi. Lebaran Ketupat yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo dan warga Jawa Tondano rencananya akan berpusat di “kampung Jawa” Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat.

Baca Juga :  Pencanangan rangkaian kegiatan HUT RI ke-73

“Apalagi besok akan ada pemecahan rekor MURI 40.400 ketupat. Kalau dibiarkan maka sampah (ketupat) akan ke mana-mana. Begitu juga dengan kemacetan yang rutin terjadi saat warga berlebaran ketupat,” ungkap Rusli Habibie saat memimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan Lebaran Ketupat yang digelar di Bandara Djalaluddin lama, Kamis (21/6/2018).

Rusli berharap tradisi tahunan warga Jawa Tondano (Jaton) di hari ke tujuh Ramadan ini bisa mendapatkan atensi dari berbagai lapisan masyarakat, tidak terkecuali dari warga tetangga di luar Provinsi Gorontalo. Ia ingin tradisi yang sudah menjadi agenda pariwisata nasional Gorontalo bisa lebih semarak tahun tahun berikutnya.

“Tahun depan saya ingin gaung promosinya sampai ke luar daerah dan nasional. Tradisi menyambut warga dengan makanan lebaran ini patut kita lestarikan dan menjadi agenda pariwisata yang bisa menyedot perhatian masyarakat luas,” imbuhnya.

Baca Juga :  Atasi Berita Hoax dengan Perilaku INCAKAP

Terkait dengan penataan arus lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo menyiapkan sejumlah jalur alternatif agar volume kendaraan tidak menumpuk di Jalan Isimu Raya Desa Yosonegoro dan Desa Padengo.

Bagi warga yang ingin ke kampung Jawa dari arah Kota Gorontalo diarahkan melalui dua jalur yakni jalur utama Kota-Limboto dan Jalur Kota-Batudaa-Bongomeme tembus di Padengo. Sementara untuk arus balik dari Yosonegoro diarahkan melalui jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) keluar di Telaga Mart, dan jalur Pone keluar di patung air mancur Limboto.

“Untuk sampah pak gub, dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup sudah menyiagakan mobil truk dan petugas pengangkut sampah. Mereka nanti yang akan menyisir setiap lokasi,” jelas Kadis Pariwisata Nancy Lahay.

Baca Juga :  Wagub Gorontalo Jadi Penguji Program Doktor di IPB

Perayaan Lebaran Ketupat besok di Yosonegoro dan Padengo dipastikan akan berlangsung meriah. Ada 40 stand Pemprov Gorontalo dengan 40.400 ketupat dan pangan lainnya disediakan gratis untuk warga yang datang.

Ketupat sebanyak itu juga untuk memecahkan rekor MURI sajian hidangan terbanyak di Indonesia. Ada juga lomba pacuan kuda, karapan sapi dan kuda gerobak yang akan digelar di lapangan golf Yosonegoro.

Pewarta: Isam

348 total views, 1 views today

author

Author: