Anak Indonesia Wajib Miliki KIA

Dirjen Dukcapil yang juga sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo, Zudan Arif Fakrulloh, berbincang dengan anak-anak penerima KIA

 

Negara dan pemerintah berkewajiban melindungi setiap warga negara, mencerdaskan dan mensejahterakannya. Dalam rangka mewujudkan tugas dan tanggung jawab negara dan pemerintah tersebut, Kementerian Dalam Negeri RI sejak tahun 2016 telah melaksanakan program nasional Kartu Identitas Anak (KIA).

“Anak adalah aset bangsa, sebagaimana halnya orang dewasa yang memiliki KTP Elektronik, anak-anak juga wajib memiliki KIA sebagai hak konstitusional seluruh penduduk Indonesia,” kata Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendari RI, Zudan Arif Fakrulloh, pada sosialisasi KIA di hotel Citra Ayu Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Selasa (9/5).

Zudan yang juga sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo mengatakan, dokumen kependudukan sangat penting, diantara 22 dokumen yang dikelurkan oleh Dukcapil, ada beberapa yang wajib dimiliki setiap warga negara, yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK), kartu keluarga, KTP Elektronik, akta kelahiran dan KIA.

“KIA ini masih baru, anak-anak belum terbiasa. Oleh karena itu orang tua yang wajib menyimpan kartunya. KIA ini adalah identitas anak sebagai warga negara Indonesia,” ujarnya usai menyerahkan KIA di SDN 1 Tilamuta Boalemo.

Sementara itu berdasarkan laporan Kepala Dinas Dukcapil Kab. Boalemo, ditargetkan sebanyak 42 ribu anak di Kabupaten Boalemo sudah memiliki KIA. Identitas anak ini dibagi dalam 2 kategori, yakni KIA untuk anak usia 0 – dibawah 5 tahub dan KIA untuk anak usia 5 – 17 tahun. Dijelaskannya, untuk mendapatkan KIA, persyaratannya cukup mudah, yaitu cukup dengan memperlihatkan akta kelahiran bagi anak usia 05 – 17 tahun selain akta kelahiran, harus pula melampirkan kartu keluarkan dan KTP elektronik kedua orang tuanya.

“Hingga saat ini Dinas Dukcapil Boalemo telah mencetak 2.231 KIA. Kita akan bekerja keras merealisasikan targetnya, apalagi Boalemo ini menjadi salah satu percontohan pelaksanaan KIA di Indonesia,” pungkasnya.

Pewarta/editor : Haris
Fotografer : Salman

212 total views, 1 views today

Rate this article!
author

Author: 

Leave a Reply