4 Program Unggulan Pemprov Sangat Bermanfaat untuk Masyarakat

Gorontalo – Kedatangan Wakil Gubernur Gorontalo Dr. Drs. H. Idris Rahim, MM., ke wilayah selatan Provinsi Gorontalo, Minggu (16/10), disambut meriah oleh pemerintah dan warga masyarakat desa Sogitia Kecamatan Bone Kabupaten Bone Bolango. Selain bersilaturrahim,  kesempatan itu pula dimanfaatkan Wagub Idris Rahim untuk berdialog langsung dengan aparat pemerintah desa dan masyarakat menyangkut pelaksanaan empat program unggulan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Dari dialog itu terungkap, seluruh program unggulan Pemerintah Provinsi Gorontalo yakni pendidikan gratis, kesehatan gratis, pembangunan infrastruktur, dan ekonomi kerakyatan, telah berjalan baik. Untuk pendidikan dan kesehatan, masyarakat mengakui sangat terbantu dengan program Pemprov Gorontalo yang menggratiskan pembayaran iuran sekolah serta pemeriksaan kesehatan hingga perawatan dan pengobatannya.

“ Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi pemerintah dan masyarakat desa Sogitia bertatap muka langsung dengan bapak Wakil Gubernur Gorontalo. Kami warga desa Sogitia telah merasakan manfaat empat program unggulan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Yang terakhir, belum lama ini kami menerima bantuan pembangunan infrastruktur yaitu jemuran cengkeh, namun karena letaknya agak jauh dari lingkungan masyarakat, sementara kasus pencurian cengkeh lagi marak, sehingga baru sebagian petani yang memanfaatkannya,” ungkap Kades Sogitia.

Mendengar laporan tersebut, Wagub Idris Rahim menegaskan, Pemprov Gorontalo melalui dinas terkait akan menganggarkan pembangunan jemuran cengkeh yang dekat dengan lingkungan masyarakat, agar kekhawatiran masyarakat terhadap terjadinya kasus pencurian cengkeh bisa teratasi. “Kedepan akan kita bangun lagi lebih dekat dengan lingkungan masyarakat. Namun, saya juga menghimbau masyarakat dan aparat keamanan di desa ini untuk lebih meningkatkan penjagaan keamanan di desa Sogitia, agar tidak ada lagi pencurian cengkeh yang merugikan petani,” ujar Idris.

Idris juga berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga lingkungan. Menurutnya, bencana banjir bandang yang menimpa desa Sogitia beberapa tahun lalu, merupakan ulah manusia yang merusak lingkungan. “Jaga kelestarian lingkungan di sekitar desa ini agar bencana tidak terulang, karena bencana itu sebagian besar disebabkan oleh ulah manusia,” pungkas Idris yang pada kesempatan itu juga menyerahkan bantuan perbaikan pengeras suara masjid desa Sogitia.

303 total views, 1 views today

author

Author: 

Leave a Reply