33 Persen Anak di Gorontalo Menderita Stunting

Ketua TP. PKK PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Gizi Nasional ke-58 Tingkat Provinsi Gorontalo, Minggu (25/2) di Obyek Wisata Pohon Cinta Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato.

Gorontalo – Penyakit stunting juga menghantui anak-anak di Provinsi Gorontalo. Penderita stunting di daerah ini mencapai 33 persen, sementara untuk skala Indonesia berada pada angka 37 persen.

Data tersebut diungkapkan Ketua TP. PKK PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie pada peringatan Hari Gizi Nasional ke-58 Tingkat Provinsi Gorontalo, Minggu (25/2) di Obyek Wisata Pohon Cinta Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato.

Stunting merupakan kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan karena kekurangan gizi sehingga menyebabkan anak tersebut lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya.

Idah menjelaskan kebanyakan orang tua hanya melihat perkembangan pertumbuhan anaknya dari berat badan saja, padahal tinggi badan tidak kalah penting untuk dipantau.Kondisi ini disebabkan oleh tidak tercukupinya asupan gizi anak bahkan sejak anak itu masih dalam kandungan.

“Ketika berada dalam kandungan, asupan gizi yang diberikan oleh ibu hamil kepada calon bayinya kurang berkualitas sehingga nutrisi yang diterima janin sangat sedikit. Akhirnya pertumbuhan anak didalam kandungan mulai terhambat dan terus berlanjut setelah kelahiran,” papar Idah.

Istri Gubernur Gorontalo ini mengingatkan tiga dampak apabila seorang ibu tidak dapat memberikan asupan gizi yang tidak berkualitas kepada calon bayinya disaat dia hamil. Pertama mengakibatkan anak tersebut cacat atau tidak cerdas, kedua ketika dewasa nanti apa yang akan dikerjakan hasilnya tidak akan maksimal dan yang ketiga setelah dewasa akan menderita penyakit kronis.

Idah berharap seluruh masyarakat, TP. PKK dan para pemangku kepentingan lainnya khususnya para ahli-ahli gizi agar bekerjasama mengurangi bahkan menghilangkan stunting yang dapat berakibat buruk bagi generasi bangsa serta harus memberikan makanan yang bergizi bagi anak-anak yang dapat dimulai dari lingkungan keluarga sendiri.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Pohuwato Amin Haras, Ketua DPD PERSAGI Suryanto, Kadis Kesehatan Provinsi Gorontalo, Kadis Kesehatan Kabupaten/Kota, Pengurus PERSAGI se-Provinsi Gorontalo serta instansi terkait lainnya.

Pewarta :  Burhan
Foto : Salman

Editor : Asriani

147 total views, 1 views today

author

Author: