3,2 Miliyar Bantuan Untuk Suku Bajo, Boalemo

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi ketua Tim Penggerak PKK Idah Syahidah menyerahkan bantuan kepada warga suku Bajo, Boalemo, Sabtu (30/12).

[owl-carousel category=”Uncategorized” singleItem=”true” autoPlay=”true”]

 

GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, terus memperhatikan masyarakat Gorontalo. Kali ini giliran masyarakat suku Bajo yang sudah bertransmigrasi ke provinsi Gorontalo khususnya di kecamatan Tilamuta kabupaten Boalemo mendapatkan sejumlah bantuan.

Di sela-sela penyerahan bantuan, Gubernur Rusli Habibie yang didampingi ketua tim penggerak PKK Idah Syahidah serta sejumlah pimpinanan SKPD di lingkup pemprov Gorontalo, menitipkan pesan agar bantuan yang diperoleh dimanfaatkan secara maksimal. Sehingga memberikan manfaat untuk meningkatkan perekonomian rakyat.

“Pemerintah Provinsi akan terus memberikan perhatian serius untuk pengembangan ekonomi kerakyatan. Termasuk program-program unggulan yang sudah berjalan saat ini. Terlebih dari segi pendidikan dan kesehatan gratis,” ujar gubernur saat memberikan sejumlah bantuan di desa Bajo, Tilamuta, Sabtu (30/12).

Lebih lanjut Rusli menyampaikan bahwa pemprov Gorontalo akan terus berusaha agar bantuan serupa juga dapat disalurkan kepada masyarakat lainnya. Terutama masyarakat yang kurang mampu yang membutuhkan perhatian serius.

“Saya dan Pak Idris Rahim (wakil gubernur) akan terus berupaya agar pada masa-masa mendatang, seluruh masyarakat kurang mampu yang saat ini belum menerima bantuan dapat mendapat giliran,” lanjut Gubernur

Bantuan senilai 3,2 miliar itu di antaranya bantuan untuk sembilan unit motor berkotak pendingin enilai 225 juta, Bantuan Kartu NKRI peduli sebanyak 5082 KPM dengan nilai 1,16 miliyar, bantuan benih jagung hibrida yang berasal dari sumber dana APBN & APBDP sebanyak 20.070 kg, senilai Rp. 780 juta, transfer uang pembelian pupuk sebanyak 61.900 kg senilai Rp. 111 juta.

Dari segi pendidikan gubernur menyerahkan peralatan UNBK 26 unit komputer ditambah 3 unit server nilai 300 juta rupiah, biaya rehab gedung sekolah SMA 1 Tilamuta bernilai 120 juta serta pembangunan RKB senilai 420 juta.

“Bantuan ini saya minta digunakan dan dipelihara dengan baik. Ingat bantuan hanya diberikan sekali untuk satu orang, tidak bisa setiap tahun itu itu saja yang menerima bantuan. Masih banyak saudara kita yang lain yang menanti bantuan semacam ini,” Tutupnya.

Selanjutnya gubernur juga memberikan bantuan dari baznas kepada 2000 orang warga tidak mampu di desa Bajo seiap orang masing masing 100 ribu rupiah.

Pewarta : Ecyhin
Editor : Isam
Foto : Salman

225 total views, 1 views today

author

Author: